RADAR TULUNGAGUNG - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan penegasan kuat mengenai posisi pelatih baru Timnas U20 Indonesia.
Erick Thohir meyakini bahwa Nova Arianto adalah sosok terbaik dan paling tepat untuk menempati peran tersebut saat ini.
Menurut Erick, penunjukan Nova Arianto tidak perlu lagi diperdebatkan oleh publik.
Keputusan ini merupakan bagian dari upaya investasi PSSI terhadap pelatih muda lokal yang berbakat.
Erick menegaskan bahwa Nova Arianto adalah pelatih lokal terbaik yang Indonesia miliki sekarang.
Keputusan memberikan kesempatan ini adalah sebuah percepatan bagi pelatih lokal.
Baca Juga: Sah! PSSI Umumkan 5 Kandidat Pelatih Timnas Setelah Ini, Benarkah Ada Nama Besar dari Eropa?
Nova sebelumnya telah sukses memimpin Timnas U-17 dan membawanya ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Ia bahkan mencetak sejarah lewat kemenangan perdana bagi Indonesia di ajang level tersebut.
Nova secara resmi diumumkan PSSI promosi melatih Timnas U-20 pada Kamis pekan lalu, 20 November 2025.
Pengangkatan Nova dari U-17 ke U-20 adalah proses regenerasi dan pembinaan yang berkelanjutan.
Nova kini resmi ditunjuk untuk memimpin skuad muda menuju Piala Dunia U-20 2027.
Turnamen akbar ini akan digelar bersama di Azerbaijan dan Uzbekistan.
Target utama Timnas U-20 adalah lolos ke Piala Asia U-20 2027.
Mereka harus mencapai minimal babak semifinal di turnamen itu agar mendapat tiket otomatis ke Piala Dunia.
Nova mengakui bahwa target yang diberikan oleh PSSI ini bukan pekerjaan yang mudah.
Ia masih butuh waktu sekitar enam bulan untuk menjalani persiapan tim.
Nova juga merasa masih sangat baru dan belum mengenal beberapa pemain U-20.
Ia berencana memperbaiki mental dan disiplin para pemain muda, seperti yang ia lakukan di U-17.
Setelah penunjukan, Nova akan segera memberikan road map atau peta jalan kepada PSSI.
Ia berharap persiapannya dapat menghasilkan kesuksesan yang sama seperti yang dicapai Timnas U-17.
Erick Thohir menekankan pentingnya memberikan kesempatan kepada pelatih lokal.
Hal ini adalah bagian dari investasi jangka panjang PSSI untuk kemajuan sepak bola Indonesia.
Indonesia tertinggal jauh dalam jumlah pelatih dibandingkan dengan negara lain.
Jepang, yang total penduduknya 100 juta lebih, memiliki jumlah pelatih yang jauh lebih banyak dari Indonesia.
Oleh karena itu, Erick menegaskan PSSI harus berani mengintervensi untuk memberikan kesempatan.
Kebijakan memberikan kepercayaan kepada talenta lokal akan menjadi standar baru PSSI.
Erick mencontohkan kondisi di Liga 2 di mana semua pelatihnya adalah lokal. Namun, di Liga 1 saat ini hanya tersisa satu pelatih lokal saja.
PSSI harus memiliki keberpihakan pada liga dan pemain dalam negeri.
Kebijakan ini mencakup kesempatan bermain bagi pemain U-23, Liga 2, dan U-21.
Komposisi Timnas U-20 asuhan Nova mayoritas akan diisi oleh pemain U-17 binaannya di Piala Dunia U-17 2025.
Agenda pertama Nova adalah melakukan seleksi pemain untuk membentuk tim yang solid.
Tim tersebut harus sesuai dengan filosofi permainan yang ia miliki.
Erick meminta semua pihak untuk memberikan dukungan penuh kepada pelatih lokal berbakat ini.
Nova Arianto berpotensi untuk terus naik tingkat ke level senior di masa depan.
PSSI berharap penunjukan Nova dapat melanjutkan estafet pembinaan pemain muda Indonesia.
Tujuannya adalah mempersiapkan skuad Garuda Muda yang kompetitif untuk menghadapi turnamen internasional mendatang.
Erick percaya proses ini berjalan dengan baik dan harus diberi kesempatan.***
Editor : Vidya Sajar Fitri