Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Christian Horner Menjadi Kandidat CEO Aston Martin, Bakal Bersaing dengan Sejumlah Nama Beken di Dunia F1

Savina Ayu Wardani • Kamis, 27 November 2025 | 20:20 WIB

Christian Horner tampaknya tidak akan lama menganggur di paddock Formula 1.
Christian Horner tampaknya tidak akan lama menganggur di paddock Formula 1.

RADAR TULUNGAGUNG - Christian Horner tampaknya tidak akan lama menganggur di paddock Formula 1.

Setelah didepak Red Bull Racing pada Juli lalu, dia kini mencuat sebagai salah satu kandidat pengganti Andy Cowell untuk posisi CEO sekaligus team principal Aston Martin.

Menurut laporan BBC, pemilik Aston Martin F1, Lawrence Stroll, akan segera menentukan team principal baru. Itu menyusul perselisihan antara Cowell dan mitra teknis serta pengelola baru tim, Adrian Newey.

Horner menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan. Bukan hanya sebagai pemimpin operasional, tetapi juga calon pemegang saham.

Baca Juga: Hasil F1 2025 GP Australia: Lando Norris Finis Tercepat Kalahkan Verstappen

Meski begitu, Aston Martin masih enggan menanggapi isu tersebut. "Tim tidak akan terlibat dalam rumor atau spekulasi. Fokus kami adalah memaksimalkan performa di sisa balapan dan mempersiapkan diri untuk 2026," ujar juru bicara tim dikutip dari BBC.

Selain Horner, Stroll disebut telah menghubungi sejumlah figur top lain. Di antaranya mantan kepala tim McLaren Andreas Seidl, kepala proyek Audi F1 Mattia Binotto, serta mantan CEO Aston Martin Martin Whitmarsh. Nama terakhir sudah menolak untuk kembali.

Baca Juga: Hasil Kualifikasi F1: Raih Pole Position, Oscar Piastri Start Terdepan di GP Bahrain Malam Ini

"Saya meninggalkan AstonMartin pada 2023. Meskipun Lawrence sangat baik, saya tidak lagi menginginkan peran di tim tersebut," kata Whitmarsh kepada BBC.

Lebih lanjut, situasi jadi kian menarik karena Newey sebelumnya dikabarkan meninggalkan Red Bull akibat renggangnya hubungan dengan Horner.

Seorang sumber internal Red Bull menye-but Newey pernah mengatakan bahwa dia tidak ingin "berada di ruangan yang sama dengan Horner." ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#christian horner #kandidat #ceo