Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

SEA Games 2025 Thailand Bawa Berkah Bagi Diananda Choirunnisa, Sebelum Tanding Baru Tahu Hamil 2 Minggu, Sukses Sabet 2 Medali Emas

Dharaka R. Perdana • Kamis, 18 Desember 2025 | 04:49 WIB

Diananda Choirunnisa bersama buah hatinya yang menemani bertanding di SEA Games 2025 Thailand. (KEMENPORA)
Diananda Choirunnisa bersama buah hatinya yang menemani bertanding di SEA Games 2025 Thailand. (KEMENPORA)

RADAR TULUNGAGUNG – Pagi itu, Rabu (17/12), langit Hua Mak Stadium, Thailand tampak biasa saja. Tak ada yang berbeda dari riuh para atlet yang bersiap menuju garis tembak pada cabor panahan SEA Games 2025..

Namun bagi Diananda Choirunisa, pagi tersebut menyimpan cerita luar biasa, khususnya tentang fokus, keteguhan, dan rezeki yang datang berlipat.

Beberapa jam sebelum tampil di partai final nomor individual recurve putri SEA Games 2025 Thailand, Diananda baru mengetahui satu kabar yang menggetarkan hati, ia tengah hamil.

Baca Juga: Anak Panah Diananda dan Riau Egha Tak Tertandingi, Cabor Panahan Sumbang 2 Medali Emas dari Nomor Individual Recurve di SEA Games 2025 Thailand

Usia kehamilan itu baru dua minggu. Sebuah fakta yang baru ia sadari pagi hari, saat rasa mual sempat menyapanya begitu bangun tidur.

Atlet putri panahan Indonesia yang akrab disapa Anis itu tetap berdiri tegap, menarik busur dengan tenang, dan melepaskan anak panah seolah tak ada beban apa pun di benaknya.

Hasilnya luar biasa. Dua keping medali emas berhasil ia persembahkan untuk Merah Putih masing-masing dari nomor recurve beregu dan individual.

Baca Juga: Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2025 Terbaru Rabu 17 Desember: Indonesia Terus Kejar Thailand, Panen 72 Emas hingga Malam Ini

“Alhamdulillah, saya dapat dua emas. Rasanya dobel rezeki karena ternyata saya juga sedang hamil dua minggu,” ujar Anis dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya usai pertandingan.

“Pagi tadi sempat mual waktu bangun tidur, tapi pas tanding justru badan saya sehat,” imbuhnya.

Kemenangan ini pun terasa semakin istimewa. Bukan hanya karena dua lagu Indonesia Raya berkumandang di Thailand, tetapi juga karena Anis memaknainya sebagai rezeki untuk anak keduanya.

Baca Juga: Emilia Nova Bersinar di SEA Games 2025: Konsistensi Atlet Women’s Long Jump Indonesia di Level Asia Tenggara

Bonus medali emas SEA Games 2025 yang dijanjikan Presiden Prabowo, masing-masing senilai Rp 1 miliar, menjadi simbol keberkahan yang menyertainya.

“Bisa dibilang ini rezekinya anak. Dua anak, dua emas, dua miliar,” tuturnya, setengah bercanda namun sarat rasa syukur.

Meski demikian, Anis menegaskan bahwa SEA Games bukanlah tujuan akhir dalam perjalanan panjang kariernya. Ajang multievent Asia Tenggara itu ia anggap sebagai persinggahan, bukan puncak.

“Cita-cita utama saya tetap Olimpiade. SEA Games hanya sasaran antara. Dengan kondisi hamil sekarang, kemungkinan saya harus absen di Asian Games 2026. Setelah itu, saya ingin fokus penuh ke Olimpiade Los Angeles 2028," katanya mantap.

Di tengah euforia medali emas, cerita Diananda Choirunisa menjadi lebih dari sekadar catatan prestasi olahraga.

Baca Juga: Debut Manis Patricia Geraldin, Sempurnakan Dominasi Timnas Wushu Merah Putih di SEA Games 2025 Thailand

Ia adalah kisah tentang perempuan tangguh, tentang atlet yang berjuang bukan hanya untuk negara, tetapi juga untuk kehidupan baru yang tengah tumbuh di dalam dirinya.

Dua anak panah emas telah dilepaskan di Thailand. Dan bagi Anis, perjalanan menuju target yang lebih besar—Olimpiade—baru saja dimulai.

Editor : Dharaka R. Perdana
#diananda choirunnisa #SEA Games 2025 #panahan #hamil