RADAR TULUNGAGUNG - Klasemen medali SEA Games 2025 terus mengalami perubahan signifikan seiring bertambahnya raihan medali dari masing-masing kontingen.
Hingga Kamis, 18 Desember 2025, kontingen Indonesia menunjukkan performa impresif dengan tambahan medali emas dari berbagai cabang olahraga strategis.
Hasil ini membuat posisi Indonesia tetap kokoh di peringkat kedua, sekaligus menjaga peluang finis sebagai runner up pada SEA Games Thailand 2025.
Berdasarkan klasemen medali SEA Games 2025 terbaru, Indonesia telah mengoleksi total 252 medali, terdiri dari 73 emas, 85 perak, dan 94 perunggu.
Jumlah tersebut menempatkan Indonesia tepat di bawah Thailand yang masih memimpin klasemen sementara, disusul Vietnam di posisi ketiga.
Tambahan emas Indonesia pada hari ke-9 datang dari sejumlah cabang olahraga unggulan. Di cabang rowing, pasangan Rendy Setia dan La Memo sukses mempersembahkan emas di nomor double scullra.
Sementara itu, tim panahan putri Indonesia juga tampil dominan dan berhasil naik podium tertinggi, memperkuat posisi Indonesia dalam klasemen medali SEA Games 2025.
Pencak Silat dan Menembak Jadi Lumbung Medali
Cabang olahraga pencak silat kembali membuktikan diri sebagai andalan Indonesia. Safira Dwi Maelani meraih emas di nomor kelas B putri, disusul Tito Hendra Septa Kurnia yang juga menyumbangkan emas di nomor kelas putra.
Raihan ini menegaskan dominasi atlet pencak silat Indonesia di ajang multievent terakbar di Asia Tenggara.
Dari cabang menembak, Indonesia menambah pundi-pundi emas melalui Diananda Choirunnisa di nomor individual putri dan Rio Ega Agata Salsabila di nomor individual putra.
Hasil ini membuat cabang menembak menjadi salah satu penyumbang medali paling konsisten sepanjang SEA Games 2025.
Tak hanya emas, Indonesia juga mengoleksi medali perak dan perunggu dari berbagai nomor. Di cabang triathlon, tim estafet putri meraih perak, sementara estafet putra mengamankan perunggu. Cabang rowing turut menyumbang perak dan perunggu dari beberapa nomor lainnya.
Tambahan Emas Penting dari Triathlon dan Gulat
Momentum Indonesia semakin menguat ketika trio Eva Desiana, Zahra Bulan Aprilia, dan Martin Ayub Ratiwi sukses merebut emas di nomor estafet putri triathlon.
Emas ini menjadi emas ke-73 Indonesia dan berperan krusial dalam menjaga jarak poin dengan Vietnam.
Dari cabang gulat, Muhammad Aliansyah tampil gemilang dengan meraih emas di nomor Greco Roman 67 kg putra setelah mengalahkan wakil Vietnam di partai final. Cabang ini juga menyumbang beberapa medali perak dari nomor Greco Roman kelas lainnya.
Cabang olahraga lain seperti bowling, catur, angkat besi, biliar, hingga esports turut menyumbang medali perak dan perunggu, memperkaya total perolehan Indonesia di klasemen medali SEA Games 2025.
Persaingan Ketat Menuju Akhir SEA Games
Sementara itu, Thailand masih memimpin klasemen dengan 185 emas, 118 perak, dan 79 perunggu atau total 382 medali.
Vietnam berada di posisi ketiga dengan 226 medali, disusul Singapura dan Malaysia yang terus bersaing di papan tengah.
Pada hari pertandingan berikutnya, sejumlah cabang olahraga masih akan memperebutkan medali emas, di antaranya panahan, balap sepeda, diving, dragon boat, esports, futsal putri, hoki, hingga gulat.
Peluang Indonesia untuk menambah emas masih terbuka lebar, terutama dari cabang-cabang unggulan.
Dengan sisa pertandingan yang masih padat, persaingan di papan atas klasemen medali SEA Games 2025 diprediksi berlangsung ketat hingga hari terakhir.
Konsistensi atlet dan strategi penurunan nomor menjadi kunci bagi Indonesia untuk mengamankan posisi runner up, atau bahkan memperkecil jarak dengan Thailand. ****
Editor : Dharaka R. Perdana