Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

India Open 2026 Memanas: Mental Baja Putri Kusuma Wardani Meledak, Tantang Ratu Dunia Usai Comeback Gila di New Delhi

Natasha Eka Safrina • Jumat, 16 Januari 2026 | 17:05 WIB

India Open 2026 menyajikan drama luar biasa saat Putri Kusuma Wardani bangkit dramatis dan menantang ratu dunia di perempat final.
India Open 2026 menyajikan drama luar biasa saat Putri Kusuma Wardani bangkit dramatis dan menantang ratu dunia di perempat final.

JAKARTA – Turnamen India Open 2026 kembali menyuguhkan drama luar biasa bagi pencinta bulu tangkis Indonesia. Salah satu momen paling emosional terjadi di sektor tunggal putri saat Putri Kusuma Wardani menunjukkan mental baja untuk membalikkan keadaan secara dramatis dan memastikan tiket ke babak perempat final di ajang BWF World Tour Super 750 tersebut.

Bertanding di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, Kamis (waktu setempat), Putri Kusuma Wardani nyaris tersingkir usai tampil di bawah tekanan pada gim pertama. Wakil Denmark, Line Højmark Kjaersfeldt, tampil agresif dan berhasil mengendalikan permainan sejak pertengahan gim pembuka. Setelah sempat imbang 6-6, Putri kehilangan fokus dan harus menyerah 15-21.

Comeback Tak Masuk Akal di Gim Kedua

Tekanan semakin besar ketika Putri tertinggal jauh 1-6 di awal gim kedua. Namun di sinilah keajaiban mental Putri Kusuma Wardani mulai terlihat. Atlet kelahiran Tangerang berusia 23 tahun itu bangkit secara luar biasa, membalikkan skor menjadi 7-6, lalu menutup interval dengan keunggulan 11-8.

Baca Juga: Bursa Transfer BRI Super League Putaran Kedua 2025/2026 Makin Panas: Persija Bidik Anak Pelatih Timnas, Persib Datangkan Kiper Timnas

Permainan Kjaersfeldt mulai goyah. Kesalahan demi kesalahan sendiri membuat Putri kian percaya diri. Tanpa ampun, Putri mengunci gim kedua dengan skor telak 21-9. Skor mencolok ini menjadi bukti dominasi mental yang jarang terlihat di level Super 750 India Open 2026.

Sorak sorai penonton di stadion pun bergema, mendukung kebangkitan wakil Indonesia tersebut.

Gim Penentuan Penuh Ketegangan

Memasuki gim ketiga, Putri tampil jauh lebih matang. Ia langsung memimpin 9-3 dan menjaga jarak hingga interval dengan keunggulan 11-4. Namun drama belum berakhir. Kjaersfeldt sempat memperkecil ketertinggalan hingga skor 13-17, membuat pendukung Indonesia menahan napas.

Baca Juga: 4 Tipe Kepribadian Manusia Menurut Hippocrates: Dari Koleris hingga Plegmatis, Kamu yang Mana?

Putri tetap tenang. Ia mencapai match point lebih dulu di angka 20-14. Meski lawan sempat mencuri empat poin beruntun, kemenangan akhirnya diamankan Putri Kusuma Wardani dengan skor 21-18 setelah bola lawan dinyatakan keluar.

Kemenangan ini memastikan Putri melangkah ke perempat final India Open 2026, sekaligus menjadi salah satu comeback paling emosional di turnamen ini.

Tembok Raksasa Menanti di Perempat Final

Namun euforia tersebut tak berlangsung lama. Di babak 8 besar, Putri Kusuma Wardani sudah ditunggu ujian terberat: menghadapi unggulan pertama sekaligus ranking satu dunia asal Korea, An Se-young.

Baca Juga: Kepribadian Bisa Berubah atau Menetap Seumur Hidup? Ini Jawaban Ilmiah yang Bikin Banyak Orang Kaget

Rekor pertemuan jelas tidak berpihak pada Putri. Dari delapan pertemuan sebelumnya, Putri selalu kalah dari An Se-young, termasuk di BWF World Tour Finals dan final Australia Open 2025. Statistik 0-8 menjadi beban psikologis yang sangat berat.

Meski demikian, performa luar biasa Putri saat bangkit dari tekanan melawan Kjaersfeldt memberi secercah harapan. India Open 2026 berpotensi menjadi panggung pecahnya rekor buruk tersebut.

Wakil Indonesia Lain Bertarung Hidup Mati

Selain Putri, India Open 2026 juga menjadi ajang pertaruhan besar bagi wakil Indonesia lainnya. Tunggal putra Jonathan Christie akan menghadapi Yushi Tanaka dari Jepang dalam laga sarat balas dendam. Rekor pertemuan mereka imbang 1-1, dengan kekalahan menyakitkan Jojo 7-21 di Australia Open lalu masih membekas.

Baca Juga: Kepribadian Bisa Berubah atau Menetap Seumur Hidup? Ini Jawaban Ilmiah yang Bikin Banyak Orang Kaget

Di sektor ganda putra, pasangan non-platnas Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani menjadi satu-satunya harapan Indonesia. Mereka dijadwalkan menghadapi mantan juara dunia Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dalam laga berat yang menentukan nasib sektor ganda putra Merah Putih.

Dengan tekanan, drama, dan pertaruhan harga diri bangsa, India Open 2026 benar-benar menjadi ujian mental bagi para atlet Indonesia di panggung dunia.

Editor : Natasha Eka Safrina
#jonathan christie #BWF World Tour Super 750 #India Open 2026 #putri kusuma wardani #bulu tangkis indonesia