Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Persib Pulang dari Thailand Usai Kalah 3-1 di ACL 2, Bobotoh Sambut Hangat di Bandung dan Siap Balas Dendam 18 Februari

Anggi Septiani • Jumat, 13 Februari 2026 | 22:30 WIB

Persib Pulang dari Thailand Usai Kalah 3-1 di ACL 2, Bobotoh Sambut Hangat di Bandung dan Siap Balas Dendam 18 Februari
Persib Pulang dari Thailand Usai Kalah 3-1 di ACL 2, Bobotoh Sambut Hangat di Bandung dan Siap Balas Dendam 18 Februari

TULUNGAGUNG – Persib pulang dari Thailand usai menelan kekalahan 1-3 pada laga tandang ajang ACL 2 melawan Ratchaburi. Meski hasil belum memuaskan, kedatangan skuad Maung Bandung tetap disambut hangat para bobotoh yang sudah menunggu sejak sore di area stasiun dan kedatangan rombongan tim, Kamis (12/2/2026).

Persib pulang dari Thailand dengan membawa pekerjaan rumah besar jelang leg berikutnya yang akan digelar pada 18 Februari mendatang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kekalahan 1-3 di markas Ratchaburi menjadi catatan penting yang harus segera dievaluasi pelatih dan jajaran tim.

Sejak rombongan tiba, suasana penyambutan berlangsung ramai. Meski diguyur hujan, para suporter tetap antusias menanti para pemain Persib pulang dari Thailand. Mereka memberikan dukungan moril dan menyemangati skuad agar bisa bangkit di laga kandang nanti.

Atmosfer di lokasi kedatangan terasa penuh semangat. Sejumlah bobotoh tampak meneriakkan yel-yel dukungan sambil menyebut nama-nama pemain. Beberapa pemain seperti Sergio dan Tyronne sempat menjadi pusat perhatian dan dimintai foto serta tanda tangan oleh suporter.

Kekalahan 1-3 memang membuat peluang Persib di ACL 2 sedikit berat. Namun dukungan suporter menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap tim tidak luntur. “Tetap dukung, jangan hujat pemain,” teriak salah satu suporter di tengah kerumunan.

Pesan tersebut menjadi gambaran bahwa bobotoh ingin tetap berdiri di belakang tim kebanggaan mereka. Mereka berharap laga kandang pada 18 Februari bisa menjadi momentum kebangkitan.

Dalam laga sebelumnya di Thailand, Persib harus mengakui keunggulan tuan rumah Ratchaburi dengan skor 1-3. Beberapa kesalahan koordinasi lini belakang serta kurang efektifnya penyelesaian akhir menjadi sorotan.

Hasil tersebut membuat Persib wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal dua gol di kandang jika ingin menjaga asa lolos ke fase berikutnya ACL 2. Tekanan tentu ada, tetapi bermain di hadapan publik sendiri bisa menjadi keuntungan tersendiri.

Pelatih dan tim pelatih dipastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi taktik, fisik, maupun mental pemain. Dukungan bobotoh di GBLA nanti diharapkan mampu menjadi energi tambahan.

Laga balasan yang dijadwalkan berlangsung 18 Februari mendatang di Stadion Gelora Bandung Lautan Api diprediksi berlangsung panas. Persib butuh kemenangan meyakinkan untuk membalikkan agregat.

Kepercayaan diri tim tetap dijaga. Para pemain yang tiba di Bandung terlihat dalam kondisi relatif baik meski perjalanan cukup melelahkan. Beberapa di antaranya tampak menyapa suporter dengan senyuman dan melambaikan tangan.

Momentum kandang akan menjadi faktor kunci. Sepanjang musim ini, Persib dikenal cukup kuat saat bermain di Bandung. Rekor kandang yang positif diharapkan bisa kembali terulang saat menjamu Ratchaburi.

Dukungan penuh dari bobotoh juga diyakini bisa memberikan tekanan psikologis bagi tim tamu. Stadion GBLA yang penuh sesak kerap menjadi momok bagi lawan-lawan Persib.

Kedatangan tim yang tetap disambut meriah menunjukkan kedewasaan suporter dalam menyikapi hasil pertandingan. Alih-alih mencibir, mayoritas bobotoh justru memberi semangat agar para pemain bangkit.

Momen ini menjadi bukti kuatnya ikatan emosional antara tim dan pendukungnya. Persib pulang dari Thailand bukan dengan kepala tertunduk, melainkan dengan tekad membalas kekalahan di kandang sendiri.

Tanggal 18 Februari kini menjadi sorotan. Seluruh elemen tim dituntut fokus dan bekerja ekstra keras demi membalikkan keadaan. Jika mampu tampil efektif dan disiplin, peluang tetap terbuka.

Pertanyaannya kini, mampukah Persib memanfaatkan laga kandang untuk membalas kekalahan 1-3 dan menjaga asa di ACL 2? Jawabannya akan ditentukan di GBLA, saat ribuan bobotoh kembali memadati stadion dan memberikan dukungan tanpa henti

Editor : Anggi Septiani
#gbla #Persib vs Ratchaburi #acl 2 #Persib pulang dari Thailand #Bobotoh Bandung