RADAR TULUNGAGUNG - Performa Mihailo Perovik bersama Persebaya Surabaya semakin mencuri perhatian. Striker asal Montenegro itu mendapat banjir pujian dari Bonek setelah menunjukkan ketajamannya di putaran kedua Super League 2025-2026. Nama Mihailo Perovik kini ramai diperbincangkan di media sosial, terutama setelah kontribusinya dalam dua laga terakhir.
Ketajaman Mihailo Perovik menjadi sorotan fanbase Persebaya di Instagram. Salah satu akun menyebut sang penyerang mulai “memanas” di paruh musim kedua. Pujian itu bukan tanpa alasan. Dalam dua pertandingan terakhir melawan Bali United dan Bhayangkara FC, Perovik sukses mencetak gol dan menjadi pembeda di lini depan Bajul Ijo.
Performa impresif Mihailo Perovik ini membuat Bonek optimistis menatap laga penting melawan Persijap Jepara pada 21 Februari 2026. Laga tersebut dinilai krusial bagi Persebaya yang tengah bersaing di papan atas klasemen Super League.
Mulai Nyetel di Lini Depan
Di musim perdananya bersama Persebaya Surabaya, Mihailo Perovik telah mengoleksi lima gol di ajang Super League. Catatan tersebut menunjukkan grafik peningkatan, terutama memasuki putaran kedua kompetisi.
Banyak Bonek menilai Perovik adalah tipe striker murni yang membutuhkan suplai bola matang dari rekan-rekannya. Ia dikenal sebagai predator di kotak penalti yang efektif memanfaatkan peluang. Ketika mendapatkan umpan terukur, pemain 29 tahun itu mampu menyelesaikan peluang dengan tenang.
Komentar-komentar positif pun membanjiri unggahan fanbase. Sebagian suporter menyebut Perovik kini semakin percaya diri dan mulai memahami pola permainan tim. Adaptasi yang lebih matang dinilai menjadi kunci meningkatnya produktivitas gol sang striker.
Harapan Besar Lawan Persijap
Laga kontra Persijap Jepara pada pekan ke-22 Super League 2025-2026 menjadi ujian berikutnya. Pertandingan tersebut wajib dimenangkan jika Persebaya ingin terus menjaga asa di papan atas klasemen.
Bonek berharap Mihailo Perovik kembali mencatatkan namanya di papan skor. Dukungan suporter diyakini menjadi tambahan motivasi bagi sang penyerang untuk tampil maksimal.
Ketajaman Perovik dalam dua laga terakhir menjadi modal berharga. Jika konsistensinya terjaga, bukan tidak mungkin ia akan menjadi andalan utama di lini depan Persebaya dalam sisa musim ini.
Persaingan dengan Bruno Moreira
Meski mulai tajam, Perovik masih harus mengejar torehan gol sang kapten, Bruno Moreira. Saat ini, Bruno Moreira memimpin daftar pencetak gol terbanyak Persebaya musim ini.
Persaingan internal ini justru dinilai positif. Dengan dua penyerang yang sama-sama produktif, Persebaya memiliki lebih banyak opsi dalam membongkar pertahanan lawan. Kompetisi sehat di dalam tim diyakini akan meningkatkan performa secara keseluruhan.
Pelatih Persebaya tentu berharap duet atau kombinasi lini depan mampu memberikan kontribusi maksimal. Apalagi jadwal pertandingan yang padat menuntut rotasi pemain tetap berjalan tanpa mengurangi kualitas serangan.
Momentum Putaran Kedua
Putaran kedua Super League 2025-2026 menjadi momentum kebangkitan bagi sejumlah pemain, termasuk Mihailo Perovik. Adaptasi yang lebih matang dengan atmosfer sepak bola Indonesia serta chemistry yang kian terbangun bersama rekan setim membuat performanya meningkat.
Secara statistik, lima gol di musim debut merupakan awal yang cukup baik. Namun ekspektasi suporter tentu lebih tinggi. Bonek ingin melihat Perovik konsisten mencetak gol, terutama di laga-laga krusial.
Persebaya sendiri tengah berupaya menjaga stabilitas permainan setelah hasil yang naik turun di beberapa pekan terakhir. Ketajaman lini depan menjadi salah satu faktor penting untuk mendongkrak posisi di klasemen.
Dengan dukungan penuh suporter dan performa yang terus menanjak, Mihailo Perovik berpeluang menjadi pembeda dalam perburuan poin penting. Laga melawan Persijap Jepara pun akan menjadi panggung pembuktian berikutnya.
Apakah Perovik mampu melanjutkan tren positifnya dan menambah koleksi gol? Jawabannya akan tersaji di pertandingan pekan ke-22 Super League 2025-2026. Bonek jelas berharap sang striker kembali menunjukkan ketajamannya dan membawa Persebaya meraih kemenangan.
Editor : Rosana Mar'atu Solikah