TRENGGALEK - Para pemuda di Bumi Menak Sopal yang ingin menjadi pemain profesional harus benar-benar menunjukkan bakatnya. Pasalnya, Jumat (28/4) hingga Minggu (30/4) kemarin, scouting talent untuk mencari talenta pesepak bola berbakat telah dimulai.
Dalam proses tersebut digandeng pemandu bakat dari klub Persebaya, Surabaya. Dengan begitu, nantinya lima pemain potensial dari masing-masing kelompok mulai usia 15 tahun, 17 tahun, hingga 23 tahun akan dibawa mengikuti training center (TC) di Surabaya. Jika layak, mereka akan direkrut klub tersebut untuk mengikuti elite pro akademi. "Jadi ini proses seleksi, semoga saja nanti anak-anak dari sini (Trenggalek, Red) ada yang bisa masuk elite pro akademi," ungkap Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.
Dia melanjutkan, jika pemain itu berbakat, maka dipastikan bisa direkrut untuk memperkuat tim senior yang berkompetisi di Liga 1. Dengan demikian, hal tersebut merupakan kesempatan emas bagi talenta muda di Trenggalek untuk mengembangkan bakatnya dalam hal sepak bola. "Kami ingin ke depan ada pemain dari Trenggalek yang berkontribusi di kancah nasional, bahkan internasional. Maka hal itu harus dipersiapkan sejak dini," katanya.
Kini animo masyarakat yang ada sangat luar biasa. Sebab, seluruh masyarakat sangat antusias dalam mengikuti program tersebut. Selain itu, dari pantauan sementara, ada beberapa pemain potensial yang bisa direkrut ke depannya. Sehingga setelah puncak acara pada Minggu kemarin akan terlihat pemain terbaik dari kelompok umur yang dibawa ke Surabaya. Sebab jumlah pemain yang diboyong ke Surabaya tiap kelompok umur berbeda seperti U-15 dan 16 masing-masing ada enam pemain, serta U-20 ada delapan pemain. “Semoga ke depan mereka bisa berprestasi dan membawa nama harum Trenggalek," katanya.
Sementara itu, Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda menambahkan, keberadaanya beserta tim ke Trenggalek bukan semata-mata hanya ingin mencari pemain, melainkan ingin mewujudkan mimpi anak-anak Trenggalek yang ingin menjadi pemain sepak bola profesional. Sebab, dalam berbagai kesempatan ketika berkunjung ke Trenggalek, banyak anak-anak Trenggalek yang bermimpi ingin menjadi pemain sepak bola nasional. Apalagi, keinginan bupati, ke depan harus ada pemain yang menjadi tulang punggung tim nasional dari Trenggalek. "Sebenarnya kami sudah lama ingin datang ke sini. Namun karena saat itu jadwal kompetisi belum jelas, jadwal kedatangan itu beberapa kali tertunda dan baru bisa terlaksana sekarang," jelasnya.(jaz/c1/din/rka) Editor : Nurul Hidayah