TRENGGALEK - Komunikasi antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek dengan penyedia logistik pemilihan umum (Pemilu) 2024 harus lebih intens.
Pasalnya, hingga Rabu (3/1/2024) logistik pemilu belum juga komplit.
Ini terlihat pada Gudang logistik pemilu yang ada di wilayah Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu masih ada kotak suara dengan kebutuhan sebanyak 11.633 buah.
Selain itu juga ada bilik suara sejumlah 9.299 buah, dan tinta sebanyak 4.642 botol. Jumlah tersebut ditambah dengan logistik segel sebanyak 223.132 buah, serta segel sejumlah 60.346 buah.
“Jadi logistik pemilu yang ada di gudang kami itu hampir semuanya datang, tinggal surat suara saja,” ungkap Ketua KPU Trenggalek, Gembong Derita Hadi.
Dia melanjutkan, terkait kedatangan sejumlah logistic tersebut tidak semua berjalan lancar, sebab beberapa diantaranya mengalami kerusakan. Itu seperti sebanyak 344 tinta setelah di cek ternyata bocor.
Mengetahui hal tersebut KPU langsung membuat laporan dan mengembalikan tinta tersebut ke penyedia untuk kemudian diganti.
"Setiap kedatangan logistik kami langsung lakukan cek, dan sementara ini kerusakan ada 344 botol tinta yang bocor, dan setelah dikembalikan akhirnya diganti," katanya.
Untuk itu, saat ini KPU Trenggalek tinggal menunggu jadwal pengiriman logistic surat suara. Kemungkinan proses pengiriman tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini, sebab
surat suara tersebut telah mulai dicetak pada Kamis (14/12/2023).
Sama seperti logistik lainnya, jika nanti ditemukan surat suara yang tidak sesuai saat data di gudang logistik maka KPU akan lapor ke KPU Provinsi agar dilakukan penggantian surat suara.
Sedangkan saat ini untuk menjaga keamanan gudang logistik, setiap harinya telah ada 6 personel keamanan yang berjaga. Selain itu juga telah dipasang kamera CCTV di sejumlah titik di sudut-sudut gudang logistik.
”Proses keamanan itu akan kami lebih perketat ketika surat suara datang, makanya nanti akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan forkopimda,” jelas pria asal Desa/ Kecamatan Dongko ini.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra