TRENGGALEK - Tidak ada habisnya membahas potensi wisata yang ada di Trenggalek, seperti Konservasi Penyu yang ada di Kecamatan Panggul.
Konservasi Penyu berada di Pantai Taman Kili Kili, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek ini merupakan satu-satunya konservasi penyu di Trenggalek.
Bahkan beberapa waktu lalu Konservasi Penyu ini membawa Desa Wonocoyo dalam perlombaan Program Iklim (Proklim) di kancah nasional.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek sendiri mendukung penuh pengembangan Konservasi Penyu di daerah pesisir selatan ini.
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur juga menetapkan Konservasi Penyu di Pantai Taman Kili Kili merupakan konservasi penyu berbasis masyarakat terbaik di Jawa Timur.
Penyu dianggap memiliki fungsi yang sangat penting bagi kelangsungan makhluk hidup di lautan lepas.
Pantai Taman Kili Kili sendiri dulunya memiliki nama yang berbeda seperti yang dikenal masyarakat sekarang.
Beberapa tahun lalu sebelum Konservasi Penyu secara resmi dibuka dan dikembangkan, Pantai Taman Kili Kili lebih dikenal dengan Pantai Kambal.
Konon Pantai Kambal sejak dulu digunakan oleh penyu untuk bertelur dan berkembang biak.
Permasalahan mulai muncul ketika penyu yang bertelur di Pantai Kambal ini dicuri untuk dikonsumsi pribadi maupun dijual dan diyakini sebagai obat kuat dan obat kecantikan.
Karena permasalahan inilah yang kemudian mencetuskan ide untuk melakukan konservasi penyu secara serius di Pantai Taman Kili Kili supaya tidak ada lagi perburuan penyu.
Didukung oleh peraturan yang dikeluarkan oleh Desa Wonocoyo menjadi salah satu senjata di awal pengembangan konservasi penyu ini.
Dengan demikian semakin banyak pula jumlah tukik yang dapat diselamatkan dan dikembalikan ke laut setiap tahunnya.
Untuk sampai ke lokasi Konservasi Penyu di Pantai Taman Kili Kili, ada dua jalur yang dapat ditempuh, jalur sepeda motor dan mobil.
Kedua jalur tersebut dapat ditempuh dengan memasuki jalan ke arah Pantai Pelang. Jalur kendaraan bermotor dapat ditempuh dengan memasuki gang yang cukup untuk satu kendaraan saja.
Sedangkan jalur mobil, pengunjung perlu meneruskan perjalanan hingga memasuki kawasan Pantai Pelang.
Pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk ke Pantai Taman Kili Kili karena gratis. Bahkan ada sejumlah gazebo dan aula pertemuan yang disediakan pengelola untuk pengunjung.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra