Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bookstagram Asal Trenggalek, Bahas Buku Insecurity Karya Alvi Syahrin, Hobi Baca Hingga Hasilkan Foto Estetik

Tia Ozia • Jumat, 23 Februari 2024 | 21:00 WIB
Kolase buku Insecurity karya Alvi Syahrin dan Kumala Dewi, bookstagram asal Trenggalek
Kolase buku Insecurity karya Alvi Syahrin dan Kumala Dewi, bookstagram asal Trenggalek

TRENGGALEK - Istilah bookstagram makin marak digunakan untuk disematkan kepada pecinta buku yang suka mengunggah aktivitas bacanya di Instagram.

Salah satu bookstagram yang kerap menghiasi beranda dengan foto estetik dan bekerjasama dengan berbagai penerbit ini telah memiliki pengikut sebanyak 5.391 followers.

Perempuan bernama lengkap Kumala Dewi ini juga sering membahas buku self improvement yang akhir-akhir ini digemari oleh sebagian besar bookstagram.

Salah satu buku yang digemari bookstagram yang dibahas oleh pemilik akun Instagram @bibliophilalala ini adalah Insecurity is My Middle Name, buku pengembangan diri karya Alvi Syahrin.

Insecurity is My Middle Name karya Alvi Syahrin terdapat 45 bab yang berisi kalimat inspirasi, penyemangat, dan perenungan.

Dengan buku Insecurity is My Middle Name ini, Alvi Syahrin menyelipkan kesan religius dan menjadi buku self healing yang paling banyak dicari hingga saat ini.

Perasaan rendah diri atau insecure kerap bersarang dalam sebagian besar hati manusia karena keinginan untuk menjadi layak di mata orang lain.

Kehidupan juga sering memberikan standar, tuntutan, dan tekanan yang dapat membentuk perasaan insecure ini karena seseorang tidak mampu memenuhi tuntutan tersebut.

Tuntutan tersebut tidak hanya datang dari lingkungan tetapi juga media sosial yang dengan mudah meninggalkan komentar tanpa berpikir akibat yang akan dirasakan oleh orang tersebut.

Setiap orang memiliki kebahagiaan yang berbeda sehingga standar tersebut memicu perasaan negatif yang muncul yaitu insecure.

Dilansir radartulungagung.jawapos.com dari akun bookstagram @bibliophilalala, Insecurity is My Middle Name karya Alvi Syahrin ini menarik dengan alasan sebagai berikut.

Self Improvement lokal keren

Kemunculan berbagai buku pengembangan diri tentunya tidak luput dari perhatian bookstagram.

Kemunculan buku karya Alvi Syahrin juga menjadi perhatian sejak karya-karya terdahulu.

Buku ini sendiri merupakan buku trilogi dengan seri pertama berjudul Self Healing dan seri ketiga berjudul Loneliness is My Best Friend.

Kalimat inspiratif

Alvi Syahrin terkenal dengan buku-bukunya yang memuat kalimat inspiratif tapi tidak menggurui.

Seperti yang terdapat dalam buku Insecurity is My Middle Name ini, "Kamu gak harus jadi orang hebat dulu untuk jadi berguna," ada di bab 34.

Ilustrasi cover

Sebagian bookstagram dan pembaca menyukai buku dengan cover yang bagus.

Sama halnya dengan bookstagram @bibliophilalala ini yang cenderung memilih buku berdasarkan covernya.

Kumala Dewi, pemilik akun bookstagram @bibliophilalala merekomendasikan buku ini untuk seseorang yang insecure tapi susah menemukan tempat yang dipercaya untuk mencurahkan hati.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#bookstagram #Alvi Syahrin #insecurity #buku