Trenggalek- Polres Trenggalek menggelar ramp check terhadap sejumlah bus di Terminal Bus Tipe A Surodakan. Kegiatan tersebut juga melibatkan pengelola terminal. Hal ini untuk memastikan keselamatan penumpang. Sebab, selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) bakal terjadi peningkatan jumlah pengguna transportasi umum. Tim juga memeriksa urine sejumlah sopir untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.
Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta memimpin langsung kegiatan tersebut. Dia menegaskan, ramp check merupakan langkah preventif untuk menjamin keselamatan penumpang selama libur panjang. Pasalnya, bus merupakan salah satu moda transportasi yang ada di Bumi Menak Sopal.
“Transportasi umum seperti bus masih menjadi sarana angkutan jarak jauh favorit di Kabupaten Trenggalek. Saat Nataru diperkirakan akan ada peningkatan jumlah penumpang,” kata Indra.
“Tentunya, kami harus waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama kecelakaan yang disebabkan oleh kelaikan kendaraan maupun kru bus itu sendiri,” imbuhnya.
Dalam ramp check tersebut, petugas memeriksa kelengkapan surat kendaraan, kondisi mesin, rem, lampu sinyal, ban, hingga perangkat keamanan darurat lainnya. Selain aspek kelaikan kendaraan, perhatian khusus juga diberikan pada kru angkutan umum, termasuk sopir dan kernet. Hal ini untuk mencegah potensi kecelakaan yang melibatkan bus, sebagaimana pernah terjadi di sejumlah daerah.
“Selain kendaraan, kami juga memeriksa kesehatan para sopir dan kru bus. Pemeriksaan urine dilakukan untuk mendeteksi pengaruh narkoba atau minuman keras yang dapat membahayakan keselamatan penumpang. Ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Lilin Semeru 2024,” jelas pria berpangkat dua melati di pundak itu.
Pemeriksaan kesehatan dan tes urine dilakukan oleh tim Sisdokkes Polres Trenggalek bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Trenggalek dan dinas kesehatan setempat. Dari 25 sopir yang diperiksa, semua dalam kondisi sehat dan bebas dari narkoba maupun alkohol. “Sementara ini hasilnya negatif. Kami akan terus memantau hingga sore hari,” terangnya.
Kapolres juga mengimbau para penumpang agar tidak ragu melaporkan jika ada sopir yang mengemudi secara ugal-ugalan atau berbahaya. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama masa libur panjang. Dengan langkah ini, Polres Trenggalek berharap dapat memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan transportasi umum di tengah tingginya mobilitas saat Nataru. (kho/c1/wen)
Editor : Whendy Gigih Perkasa