Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pantai Nglarap OTW Jadi Destinasi Wisata Baru, Pemkab Masih Proses Bikin Perjanjian Kerja Sama

Mukhamad Zainul Fikri • Selasa, 15 Agustus 2023 | 18:01 WIB

 

Pemandangan Pantai Nglarap dari atas tebing.
Pemandangan Pantai Nglarap dari atas tebing.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM- Kendati memiliki potensi yang bagus, namun pengembangan Pantai Nglarap di Desa Keboireng Kecamatan Besuki masih membutuhkan proses panjang. Saat ini Pemkab Tulungagung juga masih dalam proses awal penyusunan perjanjian kerja sama (PKS) bersama Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Kediri.

Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung, Aris Wahyudiono menjelaskan proyeksi pantai paling barat di Tulungagung itu akan dikembangkan layaknya beberapa pantai di sebelahnya. Pantai Nglarap akan menjadi destinasi wisata alam baru yang ada di kawasan selatan Tulungagung.  

Salah satu keunggulan yang dimiliki pantai tersebut, selain memiliki panorama yang indah juga memiliki karakteristik lebih bersih. Karena lokasinya jauh dari aliran Sungai Niyama yang langganan memberikan sampah utamanya di area Pantai Gemah. “Pantai Nglarap nanti rencananya akan dikembangkan seperti pantai-pantai yang ada disebelahnya. Di sana kan ada Pantai Gemah, Klatak, Bayem, sampai Pantai Midodaren,” sebut Aris.

Dia mengatakan pada proses pengembangan ini harus melewati beberapa tahapan. Hal pertama yang kini dikerjakan adalah mengajukan permohonan PKS kepada pihak Perhutani karena akses dari Jalan Lintas Selatan (JLS) menuju bibir Pantai Nglarap berada di wilayah yang dikuasai Perhutani. Setelah pengajuan permohonan, biasanya akan ada cek lokasi dan beberapa rapat koordinasi yang akan dilakukan antara kedua belah pihak.

Penyusunan PKS ini bakal menentukan klausul-klausul hak dan kewajiban pihak-pihak yang terkait. Termasuk sharing profit antara Pemkab Tulungagung dan Perhutani. Pada perkembangannya, Aris bakal melihat potensi kerja sama dengan pihak yang lain (investor) yang mungkin bisa dilaksanakan. Salah satu pertimbangannya adalah karena biaya yang dibutuhkan untuk melakukan pengembangan juga tidak sedikit. “Setelah itu rampung, baru kita akan melangkah ke tahap selanjutnya. Disana ada perencanaan, penyusunan master plan pengembangan Pantai Nglarap seperti apa. Pada proses tersebut kita juga butuh koordinasi dengan beberapa pihak yang terkait,” ungkapnya.

Dia mengamini bahwa proyek pengembangan Pantai Nglarap ini bersifat multiyears. Artinya untuk menyelesaikan setiap prosesnya, masih perlu proses panjang dan tidak cukup hanya dilakukan dalam satu tahun. Sementara kalau saat ini, sebenarnya sudah ada akses untuk menuju Pantai Nglarap namun masih tidak layak. “Jarak antara JLS ke bibir pantai mungkin hanya 2 Kilometer (Km). Kalau aksesnya saat ini belum terlalu lebar dan hanya bisa dilalui oleh jenis motor tertentu (trail),” tutupnya. (nul/rka)

 

 

 

 

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#tulungagung #potensi wisata #rekomendasi wisata #pantai nglarap