Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cerita Muhamad Alfi Hasan, Komika Asal Tulungagug yang Berhasil Kocok Perut Penonton di Gedung MPR RI

Anggi Septian A.P. • Selasa, 5 September 2023 | 18:13 WIB

 

 

KOCOK PERUT: Muhamad Alfi Hasan alias Bounce baru saja tampil stand up comedy di gedung MPR RI, Jakarta.
KOCOK PERUT: Muhamad Alfi Hasan alias Bounce baru saja tampil stand up comedy di gedung MPR RI, Jakarta.

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Akhir Agustus lalu, Muhamad Alfi Hasan alias Bounce berkesempatan untuk menjajal kemampuannya dalam Stand Up Comedy di gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). Bonce menjadi semifinalis atau 25 besar pada lomba Stand Up Comedy kritik MPR RI di antara ratusan peserta lainnya dari seluruh Indonesia.

Nama Bounce sebenarnya sudah tidak asing lagi dalam dunia Stand Up Comedy Tulungagung. Dia menjadi salah satu pionir berdirinya komunitas Standupindo Tulungagung pada kurun waktu 2013 silam. Membuat pengalamannya dalam dunia tersebut tidak usah diragukan lagi, berbagai panggung sudah dijajaki selama ini.

Dia bercerita pengalamannya Stand Up Comedy sampai ke gedung MPR RI bermula saat adanya pengumuman lomba yang diinisiasi Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, melalui media sosial. Para peserta dari seluruh Indonesia diwajibkan untuk mengirimkan video masing-masing saat melakukan stand up comedy. Temanya adalah pendidikan penguatan empat pilar MPR RI untuk generasi muda. “Seleksi awalnya adalah melalui video yang dikirimkan kepada panitia lomba itu. Terus bagi 25 besar akan dipanggil ke MPR RI untuk babak semifinal secara langsung,” ungkap Bounce.

Video yang ia kirimkan ternyata berhasil memukai dewan juri, sehingga pada akhir bulan Agustus lalu dipanggil ke Jakarta untuk unjuk kebolehan. Saat babak semifinal itu, Bounce menyebut jajaran dewan juri diisi oleh komika yang sudah melanglangbuana ditingkat Nasional. Mulai dari Andi Wijaya alias Awwe, Welnaldi alias Iwel Sastra serta Muhamad Ridwan alias Ridwan Renim. Ketiga juri tersebut mempunyai pengalaman yang sangat panjang dalam dunia Stand Up Comedy di Indonesia.

Meski dinilai oleh juri-juri kondang, Bounce mengaku tidak ada perasaan grogi saat tampil dan ditonton banyak orang. Penampilan di Gedung MPR RI sama saja dengan penampilan di panggung lainnya. Yang membedakan hanyalah lokasinya, yang biasanya tampil di kawasan Tulungagung namun saat lomba itu harus tampil di Jakarta. “Sebenarnya yang menjadi kesulitan adalah membawakan tema empat pilar MPR RI untuk dijadikan materi Stand Up. Ini kan temanya serius, tapi kita dituntut untuk bisa membuatnya greng (lucu) dalam waktu hanya 4 menit saja,” katanya.

Namun sayang seribu sayang, penampilannya harus berhenti di babak semifinal. Padahal secara pribadi, Bounce sangat puas dengan materi dan penampilan yang dibawakan dan meyakini bisa lolos ke babak selanjutnya. “Saya sih meyakini penampilan saya sudah maksimal, tapi mungkin juri memiliki penilaian tersendiri,” katanya.

Lepas itu, Bounce memutuskan beranjak pulang ke Tulungagung. Dengan hasil yang diterima, dia tetap bersyukur dan menjadikannya sebuah pengalaman berharga karena bisa tampil sampai tingkat nasional membawa nama Standupindo Tulungagung. Pria kelahiran 1990 itu berhasil membuktikan bahwa komika yang berasal dari Tulungagung tidak bisa dianggap sebelah mata di kancah nasional. Meski berasal dari kota kecil di Jawa Timur, namun bisa sampai babak semifinal dalam lomba sekelas nasional. “Makanya komika-komika Tulungagung lainnya memiliki kesempatan yang sama untuk bisa melebarkan sayapnya tidak hanya di Tulungagung saja,” tandasnya.(*/rka)

 

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#tulungagung #bounce #komika #stand up comedy #Muhamad Alfi Hasan