BLITAR – Masa jabatan rektor Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung akan segera berakhir.
Terdapat lima calon rektor pengganti yang seluruhnya bergelar profesor dan berasal dari UIN SATU Tulungagung. Pergantian rektor perguruan tinggi Islam ini akan ditunjuk langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Humas UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Ulil Abshor mengatakan, peralihan jabatan rektor pada universitas Islam terbesar di Tulungagung ini akan segera berlangsung. Kini, tahap tersebut telah memasuki penyerahan dokumen calon rektor kepada menteri agama.
“Penyerahan dokumen ke menteri agama itu di pada Agustus lalu. Jadi, prosesnya di sini itu sekitar dua bulan, dari bulan Juni sampai Agustus,” jelasnya Rabu (4/10/2023).
Adapun peralihan jabatan tertinggi tersebut akan menyasar kepada lima calon rektor. Yakni, Prof Dr H Akhyak MAg sebagai Guru Besar Pendidikan Filsafat Islam; Prof Dr H Syamsun Ni’am MAg sebagai Guru Besar Metodologi Studi Islam; Prof Dr H Nur Kholis SAg MPd sebagai Guru Besar Pendidikan Islam; Prof Dr Hj Binti Maunah MPdI sebagai Guru Besar Sosiologi Pendidikan; Prof Dr H Abd. Aziz MPdI sebagai Guru Besar Teknologi Pembelajaran.
“Semuanya itu dosen UIN SATU Tulungagung. Kita membuka pendaftaran dari dosen di luar UIN SATU, tapi kebetulan kelima kandidat itu dosen dari UIN SATU semua,” ucapnya.
Diketahui, peralihan jabatan rektor ini nantinya tidak dilakukan secara voting. Namun dengan penunjukan secara langsung oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Penunjukan tersebut berdasarkan berkas yang telah diseleksi oleh komite seleksi (komsel) dari Kementerian Agama.
“Bukan voting, tapi ditunjuk langsung oleh menteri agama. Berdasarkan berkas yang telah diseleksi oleh komsel dari Kementrian Agama, yang kemudian dipilih oleh menteri agama,” ungkapnya.
Mengetahui hal ini, dia berharap siapa pun calon rektor yang terpilih dapat melanjutkan perkembangan kelembagaan UIN SATU Tulungagung.
Mengingat, jasa rektor terdahulu, Prof Dr Maftukhin MAg yang berhasil membawa kelembagaan sampai di titik sekarang ini.
“Ya harapannya, siapa pun yang terbaik dari calon terbaik ini bisa melanjutkan perkembangan kelembagaan UIN SATU,” tutupnya.
Diketahui, jadwal penjaringan calon rektor UIN SATU masa bakti 2023 hingga 2027 ini meliputi pengumuman dan sosialisasi (14-26 Juni), pendaftaran bakal calon rektor (27 Juni hingga 13 Juli), verifikasi persyaratan administratif (14-18 Juli), penetapan dan pengumuman hasil penjaringan (20 Juli).
Untuk penyerahan hasil verifikasi dokumen dan penetapan (21 Juli), penyerahan dokumen administratif (24 Juli), pemberian pertimbangan kualitatif (25-28 Juli), serta penyerahan dokumen calon rektor kepada menteri agama (31 Juli hingga 4 Agustus).
Editor : Didin Cahya Firmansyah