Alhasil, sejak melangkah di pintu masuk, pemandangan pun lebih segar, para pedagang mengenakan busana Jawa jadul. Tentu saja yang menarik di lapak - lapak kaki lima yang berderet. Selain pemilik usaha, juga para karyawan yang turut membantu berjualan. Para lelaki laki - laki memakai pakaian lurik, ada juga yang beskap, lengkap dengan blangkon. Sedangkan para perempuan tampak lebih cantik dengan kebaya lurik ataupun brokat dan bawahan rok batik.
Tampak juga wajah mereka dipoles make up tispis, membuat semakin terlihat cantik. Meski begitu, mereka tetap terlihat luwes melayani pembeli. "Asyik juga, suasana jadi beda dari biasanya, lumayan berkesan," ucap Risma, owner salah satu angkringan.
Deni Fahroni, pedagang kebab juga mengaku antusias dengan penampilannya. "Iya bagus juga turut memeriahkan HUT Tulungagung. Semoga semakin menarik pembeli makin banyak yang datang ke sini," ujar Deni.
Ketua Paguyuban Destinasi Wisata GOR Lembu Peteng Jefri Aciong mengatakan, sebagai warga Tulungagung PKL GOR Lembu Peteng tak mau ketinggalan memeriahkan hari jadi Kabupaten Tulungagung. “Setelah bermusyawarah, alhamdulillah pedagang kaki lima di sini semua antusias ikut meramaikan. Bukan hanya owner, tapi juga semua karyawan,” ujar Jefri.
Pemandangan yang tidak biasa ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung wisata kuliner di Gor Lembu Peteng Tulungagung. Dari 135 lapak yang mayoritas angkringan, semuanya dipadati penggemar kuliner.
Sebagai apresiasi dari paguyuban terhadap kekompakan para pedagang, penampilan ala jadul ini pun dilombakan dan disiapkan hadiah bagi pemenang.
“Tehniknya teman-teman mengirimkan foto tampang di depan lapak lalu mengirimkannya di grup. Dan siapa yang dinilai juri memiliki pakaian menarik, itulah yang menjadi pemenangnya,” papar Jefri.
Jefri menyatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya event seperti ini digelar oleh paguyuban dalam rangka perayaan hari jadi Tulungagung. Acara ini rencananya akan diadakan kembali pada momentum-momentum lainnya.
“Insyaallah di lain waktu kita akan rutin mengadakan yang seperti ini. Kita sendiri mengakui bahwa dengan cara ini dapat membuat para pengunjung lebih betah dan ini salah satu tujuan kami, memuaskan pengunjung,” pungkasnya. (zaq)
Editor : M. Choirurrozaq