TULUNGAGUNG – Sebanyak 239 desa di Kabupaten Tulungagung telah mendapatkan pencairan dana desa (DD) tahun 2024.
Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno ingin setiap desa cepat bergerak mengelola dana yang diterima.
Termasuk segera merealisasikan bantuan langsung tunai (BLT) DD karena sudah ditunggu masyarakat.
Pencairan DD tahun ini memang dilaksanakan seawal mungkin. Harapannya agar dana tersebut bisa menjadi penggerak bagi seluruh desa untuk menggerakan roda perekonomian di wilayah masing-masing.
Meski begitu, masih ada 18 desa yang DD-nya belum dicairkan karena alasan tertentu.
“Tinggal 18 desa (Yang belum pencairan DD). Target kita akhir bulan Januari ini bisa 100 persen pencairannya,” Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno.
Dia melanjutkan desa yang sudah mendapatkan pencairan DD didorong untuk segera merealisasikan program-program yang dibuat.
Paling mendesak, adalah BLT DD yang harus segera dicairkan karena sudah menjadi salah satu mandat yang harus dilaksanakan oleh desa.
“Kalau memang sudah mengalokasikan untuk BLT, ya harus segera dibagikan. Kewajiban dari des aitu mengalokasikan beberapa persen DD untuk BLT,” paparnya.
Pria berkacamata itu mengingatkan agar pengelolaan DD tahun ini disesuaikan dengan mandatory spending yang ditentukan.
Baik untuk sektor ketahanan pangan, penanganan stunting ataupun infrastruktur jika diperlukan.
Setiap desa juga wajib memastikan akuntabilitas terhadap pengelolaan anggaran yang diperoleh.
“Kalau di Tulungagung itu rata-rata satu desa mendapatkan Rp 850 juta sampai tertinggi Rp1,5 Miliar (M),” bebernya.
Heru melihat, selama ini sebagian besar DD masih diarahkan ke infrastruktur. Mulai tahun ini, dia ingin DD yang didapatkan oleh seluruh desa di Kabupaten Tulungagung lebih banyak diarahkan ke sektor pemberdayaan masyarakat.
Pemberdayaan akan lebih bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
“Kegiatan pemberdayaan mulai ditingkatkan proporsinya, infrastruktur yang sebelumnya dominan mungkin bisa dirubah. Infrastruktur itu kalau dibangun tahun ini pasti memerlukan biaya perawatan ditahun selanjutnya,"
"Oleh karena itu yang paling bagus, kalau menurut saya proporsi anggaran untuk pemberdayaan untuk lebih dibesarkan,” tutupnya.
Kepala Desa Sobontoro, Kecamatan Boyolangu, Sodiq Afandi mengatakan, Sobontoro menjadi salah satu desa yang sudah melakukan pencairan DD.
Dana yang diperoleh, nantinya akan dialokasikan untuk beberapa kegiatan.
Mulai dari pemberdayaan, BLT kepada masyarakat, ketahanan pangan, penurunan stunting, peningkatan pertanian, tidak lupa juga dengan infrastruktur.
“Itu semua sudah ada aturannya mas untuk pengelolaannya. Kita laksanakan itu, kalau arahnya memang untuk banyak sektor tidak hanya infrastruktur saja,” katanya.
Dari data yang dihimpun, tahun 2024 ini Kabupaten Tulungagung mendapatkan alokasi DD sebesar 246,9 M untuk 257 Desa yang ada.
Dari seluruh desa tersebut, 92 desa diantaranya mendapatkan rincian DD 2024 diatas Rp1 M.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra