TULUNGAGUNG - Kunjungan wisatawan ke destinasi wisata Jurang Senggani, Desa Nglurup, Kecamatan Sendang, Tulungagung, merosot tajam.
Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jurang Senggani, Supardi mengaku bahwa tingkat kunjung wisatawan kurun 2017-2018 begitu masif. Lebih lagi ketika memasuki momen akhir pekan, libur nasional, maupun libur sekolah.
"Pertama dibuka 2017. Pengunjung harian sangat besar. Lalu, sempat vakum pada 2020-2021 karena pandemi. Setelah itu, pada 2022 sampai sekarang jumlah kunjungan jauh turun dari awal dibuka dulu. Cenderung tidak terlalu banyak," jelasnya.
Sementara, lanjut Supardi, camping ground menjadi wahana yang paling disukai para wisatawan. Sampai-sampai mengalahkan destinasi wisata reguler.
Namun kini tingkat kunjung menurun drastis, jumlah wisatawan sebatas belasan per hari. Sedangkan momen akhir pekan atau hari libur, sebatas 100-200 pengunjung.
"Kalau rata-rata di hari biasa sekarang sekitar 10-15 orang per hari. Kalau di akhir pekan bisa mencapai 100-200 orang pengunjung sehari. Dari data kami, pada Juni jumlah pengunjung di camping ground lalu pernah mencapai 250 orang sehari," sambungnya.
Supardi menduga, penurunan wisatawan disebabkan akses menuju ke lokasi wisata. Ia menerangkan, sejumlah ruas jalan di Desa Sendang dan Desa Nglurup mengalami kerusakan cukup parah.
"Akses jalan mulai dari wilayah Argo Wilis atau satu kilometer sebelum Jurang Senggani rusak parah. Jalan itu masuk di dua desa. Yaitu, Nglurup dan Sendang. Kami banyak menerima laporan dari pengunjung yang mengeluhkan akses jalan rusak menuju ke sini," ujar Supardi.
Di sisi lain, mengingat wisata Jurang Senggani tidak dikelola oleh satu pihak, Supardi berharap para pemangku kebijakan turut membantu memecahkan masalah ini.
Apalagi, wisata Jurang Senggani merupakan salah satu sektor perputaran ekonomi di Desa Nglurup (khususnya, Red) dan Kecamatan Sendang (umumnya, Red).
Baca Juga: Rayakan Idul Adha 1445H, PLN NP UP Brantas & Lazis Salurkan Hewan Kurban
"Ini kan dikelola oleh pokdarwis, Perhutani, dan pemkab. Harus ada kerjasama yang baik antara pihak terkait. Kami juga terima kabar dalam waktu dekat ada pembenahan beberapa ruas jalan di Kecamatan Sendang. Progresnya juga sudah mulai kelihatan. Harapannya hal itu bisa berdampak pada wisata," kata dia.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra