TULUNGAGUNG - Permasalahan genangan air yang muncul di pusat kota Tulungagung pada musim penghujan tak hanya jadi bahan pemikiran satu organisasi perangkat daerah (OPD).
Pasalnya tata kelola saluran air juga masuk pengelolaan Dinas PUPR Tulungagung.
Meskipun dalam hal ini, PUPR Tulungagung terfokus pada saluran pembuang yang menuju Kali Ngrowo.
Baca Juga: Pusat Kota Tulungagung Rawan Muncul Genangan Lagi, Perkim: Drainase Tak Mumpuni
Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR Tulungagung Endra Wibawa mengatakan, secara umum ada dua OPD yang menjadi pengelola drainase di Tulungagung.
Yakni PUPR dan Disperkim. Semua memiliki wilayah sendiri-sendiri dalam hal pengelolaan.
“Kalau di OPD kami lebih pada pengelolaan saluran pembuang,” katanya.
Menurut dia, dampak hujan deras pada Jumat lalu memang di luar perkiraan pihaknya.
Apalagi hal tersebut hingga memicu genangan di beberapa titik di pusat kota.
Padahal saluran pembuang yang bermuara di pintu air di dekat klenteng tidak menemui kendala berarti.
“Pasca kejadian itu, kami pun segera melakukan pengecekan saluran pembuang air di perkotaan. Khususnya untuk mencari sumber permasalahan itu,” tambahnya.
Hasilnya, pihaknya mengetahui ada sedikit permasalahan di saluran pembuang yang berada di dekat SPBU Bago.
Di situ tinggi maksimal air sudah melebihi gelagar jembatan yang berada di jalur nasional tersebut.
Alhasil saat limpahan air terus meningkat, otomatis langsung melompati jembatan dan menggenangi jalan.
“Makanya kami pun langsung mengordinasikan hal tersebut dengan menyiagakan personel untuk mengantisipasi peristiwa serupa kembali terjadi,” tandasnya. ***
Editor : Dharaka R. Perdana