Produksi Susu Sapi Tulungagung Capai 38.544 Ton hingga Juli 2026, Rata-Rata Tembus 6.500 Ton Per Bulan

Rahiiq Al Bachri • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:12 WIB
Hingga Juli 2026, total produksi susu yang tercatat dari sejumlah unit usaha di Tulungagung mencapai 38.544,49 ton.(ILUSTRASI AI)
Hingga Juli 2026, total produksi susu yang tercatat dari sejumlah unit usaha di Tulungagung mencapai 38.544,49 ton.(ILUSTRASI AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Produksi susu sapi di Tulungagung menunjukkan capaian yang cukup stabil sepanjang tahun berjalan.

Hingga Juli 2026, total produksi susu yang tercatat dari sejumlah unit usaha di Tulungagung mencapai 38.544,49 ton.

Capaian tersebut merupakan akumulasi produksi selama tujuh bulan, mulai Januari hingga Juli 2026.

Dengan jumlah tersebut, rata-rata produksi susu di Tulungagung berada di kisaran 6.500 ton setiap bulan.

Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesejahteraan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tulungagung, Eersthanty Novelita mengatakan, angka tersebut diperoleh dari rekapitulasi produksi yang dilaporkan secara rutin oleh unit usaha yang ada di Tulungagung.

Baca Juga: Penataan Jabatan Pemkab Tulungagung Jadi Sorotan, Sekda Tegaskan Pergantian Pejabat Tak Boleh Asal Tunjuk

“Kalau dijumlahkan dari Januari sampai Juli 2026, total produksi susu mencapai sekitar 38.544,49 ton,” ujar Eersthanty.

Menurutnya, produksi susu setiap bulan memang mengalami perubahan. Namun, secara keseluruhan, jumlah produksi masih berada pada kisaran yang relatif stabil sehingga rata-rata produksi bulanan berada di angka lebih dari 6 ribu ton.

“Rata-rata produksi per bulan berada di kisaran 6.500 ton, meskipun setiap bulan memang ada naik turunnya,” jelasnya.

Fluktuasi tersebut membuat jumlah produksi pada setiap bulan tidak selalu sama. Kendati demikian, perkembangan produksi secara umum mulai menunjukkan kecenderungan meningkat dibandingkan periode sebelumnya.

“Produksi setiap bulan memang tidak selalu sama, tetapi secara umum sekarang sudah mulai meningkat dan relatif stabil di kisaran 6 ribu ton lebih per bulan,” katanya.

Baca Juga: Hasil Bumi Melimpah, 3.000 Paket Sayuran Dibagikan Gratis Usai Upacara HUT ke-81 RI di Tulungagung

Untuk mendapatkan gambaran perkembangan produksi secara berkala, disnakeswan melakukan pencatatan serta rekapitulasi berdasarkan laporan dari unit usaha.

Data tersebut kemudian menjadi salah satu bahan pemantauan kondisi produksi susu di Tulungagung. 

“Setiap bulan, kami melakukan pelaporan dari 11 unit usaha,” ungkapnya.

Pelaporan rutin tersebut membuat perkembangan produksi dapat dipantau dari bulan ke bulan. Selain melihat total produksi, pencatatan juga diperlukan untuk mengetahui kecenderungan produksi dan perubahan yang terjadi selama periode tertentu.

Dengan capaian 38.544,49 ton hingga Juli, produksi susu Tulungagung masih berpotensi bertambah pada bulan-bulan berikutnya.

 Rata-rata produksi yang berada di kisaran 6.500 ton per bulan menjadi salah satu indikator bahwa aktivitas produksi susu masih berjalan cukup stabil. (bac/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
produksi susu disnakeswan tulungagung susu sapi peternakan