RADAR TULUNGAGUNG – Dinas Perikanan (Diskan) Tulungagung mendorong pelaku usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan memperluas jaringan kemitraan.
Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi kemitraan dan temu usaha yang mempertemukan 15 kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan binaan Diskan Tulungagung pada Jumat (21/8/2026).
Tidak ketinggalan juga ada narasumber dari kalangan dunia usaha dan penyuluh perikanan.
Baca Juga: Pantai Sine Tulungagung, Punya Teluk Indah dan Pasar Ikan, Ombaknya Cukup Besar
Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Diskan Tulungagung Evi Purvitasari, S.T., M.T.
Menurut Evi, penguatan kemitraan menjadi penting agar produk hasil perikanan tidak berhenti pada proses produksi, tetapi memiliki akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Kami ingin pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memiliki kemampuan membangun jejaring dan melihat peluang pasar,” ujarnya.
Evi menambahkan, temu usaha tersebut diharapkan menjadi ruang bagi kelompok binaan untuk bertukar pengalaman sekaligus membuka peluang kerja sama baru.
Baca Juga: Pengusaha Soroti Nasib Pantai Popoh Tulungagung, Dinilai Kini Lebih Cocok Jadi Kawasan Perikanan
Dengan kemitraan yang semakin luas, produk olahan hasil perikanan Tulungagung diharapkan mampu menembus pasar yang lebih besar dan memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha.
“Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi. Ada tindak lanjut berupa kerja sama nyata sehingga usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan semakin berkembang dan memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku usaha,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tulungagung Rifqi Firmansyah juga memberikan materi.
Dia pun mengingatkan pentingnya membangun kepercayaan dalam hubungan bisnis, membuka akses pasar, hingga menindaklanjuti peluang usaha yang muncul.
"Kemitraan tidak cukup hanya dengan bertemu, tetapi harus dibangun melalui komunikasi, kualitas produk, konsistensi, serta komitmen kedua belah pihak," katanya.
Sementara itu, penyuluh perikanan Kabupaten Tulungagung Susadiana memberikan penguatan kapasitas pelaku usaha dalam membangun kemitraan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
Materi diarahkan agar kelompok usaha mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan, memperkuat pemasaran, serta menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. ****
Editor : Dharaka R. PerdanaSumber : Radar Tulungagung