Tulungagung – Karena belum membuahkan hasil, BPBD Tulungagung memutuskan untuk menambah radius pencarian Eti Puspita Sari dan putrinya yang dilaporkan hanyut terbawa banjir di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, pada Senin (19/5) malam.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma menerangkan, pencarian terus dilakukan begitu tim gabungan tiba di lokasi kejadian pada Senin malam.
Karena belum membuahkan hasil signifikan hingga Selasa (20/5) pagi, tim gabungan memutuskan untuk melanjutkan proses pencarian siang hari.
“Kemudian kita tadi malam juga melakukan pencarian bersama TNI/Polri, kemudian dari relawan-relawan sampai tadi malam masih belum ditemukan. Dan Pagi ini kita lanjutkan lagi pencarian,” akunya.
Baca Juga: Pemkab Tulungagung dan Jajaran Forkopimda Tekankan Pentingnya Kemandirian Bangsa di Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117
Sulitnya medan ditambah kondisi cuaca yang tak bersahabat cukup menyulitkan petugas saat melakukan proses pencarian Eti dan putrinya.
Adapun proses pencarian digelar dengan menerapkan susur sungai di Dusun Sendang Bedog, Desa Samar, dengan menerjunkan tim gabungan dari berbagai unsur.
“Tadi malam karena juga cuaca masih hujan kemudian sungainya juga masih deras. Tadi malam (radius pencarian, Red) sudah 1 kilometer lebih,” ujar Gilang.
Meski mendapat bantuan personil dari Basarnas, Gilang mengungkapkan bahwa hal itu belum cukup untuk mengungkap keberadaan ibu dan anak malang itu.
“Kita juga minta bantuan Basarnas, mungkin di-BKO dari Surabaya. karena Basarnas sendiri juga (menerima laporan, Red) banyak juga kejadian,” sebutnya.
Baca Juga: Merawat Kucing di Rumah Panduan Penuh Cinta untuk Sahabat Berbulu Anda
Sebagai tindak lanjut, BPBD Tulungagung memutuskan untuk menambah radius pencarian pada Selasa siang. Tujuannya tentu untuk mencakup lebih banyak wilayah pencarian dalam satu waktu.
“Mungkin (ditambah, Red) sampai 3-4 kilometer,” tegasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi dari pihak berwenang terkait keberadaan Eti dan putrinya. (dit)
Editor : Aditya Yuda Setya Putra