Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hewan Unik di Tulungagung: Eksplorasi Fauna Langka dari Pegunungan hingga Laut Selatan

Rinto Wahyu Hidayat • Rabu, 4 Juni 2025 | 18:30 WIB

 

Di ketinggian pegunungan Sendang, Tulungagung, beberapa peneliti dan fotografer alam pernah menjumpai spesies kupu-kupu dengan sayap semi-transparan.
Di ketinggian pegunungan Sendang, Tulungagung, beberapa peneliti dan fotografer alam pernah menjumpai spesies kupu-kupu dengan sayap semi-transparan.

TULUNGAGUNG- Tulungagung, selain terkenal akan potensi marmer dan wisata alamnya, juga menjadi rumah bagi beragam hewan unik yang jarang ditemukan di daerah lain.

Letaknya yang berada di antara pegunungan dan pesisir selatan membuat Tulungagung kaya akan keanekaragaman hayati.

Beberapa spesies hewan di Tulungagung ini bahkan tergolong langka atau endemik, menjadikannya daya tarik tersendiri bagi peneliti dan pecinta alam.

Berikut adalah beberapa hewan unik di Tulungagung yang menarik untuk diketahui:

  1. Cecak Batu Sendang (Gecko Sp.)

Di kawasan Sendang yang berhawa sejuk dan memiliki banyak celah batu, ditemukan jenis gecko atau cecak batu dengan warna dan pola unik yang berbeda dari cecak rumah biasa. Hewan ini lebih aktif di malam hari dan memiliki suara khas yang nyaring.

Ciri khas: Kulit berbintik cokelat-keabuan, kemampuan kamuflase tinggi.

  1. Burung Serak Jawa (Tyto alba javanica)

Hewan ini sering terlihat di area persawahan dan hutan jati sekitar Boyolangu dan Campurdarat. Burung hantu ini memiliki wajah berbentuk hati dan dikenal sebagai predator alami hama tikus.

Ciri khas: Mata besar, suara mendesing, aktif di malam hari.

  1. Labi-labi Sungai (Amyda cartilaginea)

Labi-labi atau kura-kura lunak air tawar dapat ditemukan di beberapa sungai besar di Tulungagung seperti Kali Ngrowo dan Brantas. Hewan ini langka dan dilindungi karena populasinya terus menurun.

Ciri khas: Tempurung lunak, moncong panjang, hidup di air tawar.

  1. Ikan Bader Bang (Barbonymus gonionotus)

Ikan air tawar ini merupakan endemik sungai di Jawa Timur dan banyak ditemukan di bendungan Wonorejo. Ikan ini memiliki nilai ekonomis tinggi dan menjadi bagian dari budaya memancing warga setempat. Ciri khas: Sisik perak mengkilap, tubuh pipih, aktif di air dangkal.

  1. Kepiting Bakau Selatan

Wilayah pesisir selatan Tulungagung seperti Pantai Sidem dan Popoh menjadi habitat alami kepiting bakau. Selain bernilai komersial, kepiting ini juga berperan penting menjaga keseimbangan ekosistem hutan mangrove.

Ciri khas: Cangkang keras, capit besar, hidup di sela akar bakau.

  1. Kupu-Kupu Sayap Transparan di Pegunungan Wilis

 Meski belum teridentifikasi secara ilmiah penuh, penampakan ini menarik perhatian pengamat serangga.

Ciri khas: Sayap bening, pola unik, sangat jarang ditemui.

  1. Ular Weling (Bungarus candidus)

Meskipun berbahaya, ular weling termasuk satwa unik dan dilindungi yang kadang ditemukan di tepi hutan dan persawahan Tulungagung. Ular ini dikenal karena warna belang hitam-putihnya yang mencolok.

Termasuk ular berbisa tinggi, jangan didekati tanpa keahlian khusus.

  1. Burung Jalak Tulungagung

Jalak lokal Tulungagung punya corak berbeda dengan jalak biasa. Warna lebih gelap, dan suara kicauannya khas. Banyak dicari oleh penghobi burung meski populasinya mulai langka.

Ciri khas: Kicauan nyaring, warna dominan hitam dengan garis putih. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #Hewan Unik #Kupu-Kupu #cecak batu #kepiting bakau