Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Khawatir Rusak Lingkungan, DPRD Tulungagung Minta Tambang Emas Desa Keboireng Ditertibkan

Aditya Yuda Setya Putra • Kamis, 5 Juni 2025 | 01:59 WIB

Polsek Besuki, Polres Tulungagung, bersama sejumlah instansi terkait melarang tambang emas tradisional yang berada di bantaran sungai Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung, Kamis (29/5/2025).
Polsek Besuki, Polres Tulungagung, bersama sejumlah instansi terkait melarang tambang emas tradisional yang berada di bantaran sungai Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, Tulungagung, Kamis (29/5/2025).

TULUNGAGUNG – Aktivitas penambangan emas ilegal oleh warga di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki, dikhawatirkan dapat merusak ekosistem. Itu sebabnya, DPRD Tulungagung meminta ada tindakan dari pemerintah kabupaten dan pihak terkait agar aktivitas ini bisa ditertibkan.


Anggota Fraksi Gerindra DPRD Tulungagung, Widodo Prasetyo menerangkan, pihaknya sudah mendapat laporan soal adanya imbauan dari jajaran Polri terkait aktivitas penambangan emas di Desa Keboireng.


“Dan saya sendiri memang juga belum melihat langsung. Masih informasi dari teman-teman dari Keboireng,” paparnya.

Baca Juga: Terlibat Kecelakaan, Anggota DPRD Tulungagung Nyungsep ke Sungai, Begini Kronologinya

Menurut dia, jajaran dewan juga perlu segera terjun ke lapangan untuk memastikan kondisi aktivitas tambang emas ilegal di ruas sungai yang ada di Desa Keboireng.


Pasalnya, aktivitas ini dikhawatirkan dapat merusak lingkungan dan ekositem yang ada di lokasi.
“Kalau kamu melihat dari fraksi Gerindra karena ini kan wilayah Tulungagung,” akunya.


Dia juga menyoroti kabar yang menyebutkan bahwa para penambang emas di Desa Keboireng tak hanya berasal dari wilayah Tulungagung. Tapi juga berasal dari luar daerah.


“Tapi kalau itu yang menambang dari luar kota, saya dengar ada yang dari Banyuwangi, ada dari Kediri, itu ya saya kira kurang pas. Apa lagi wilayahnya di Kabupaten Tulungagung,” sebutnya.

Baca Juga: Dewan Pengurus Dilantik, Rifqi Firmansyah Nakhodai KADIN Tulungagung Masa Bhakti 2025-2030

Terlepas soal sedikit-banyaknya kandungan emas yang ada dalam fragmen atau batuan jadi buruan para penambang, Widodo menegaskan bahwa masuknya orang dari luar Tulungagung untuk menambang terbilang tak elok.


“Kalau dibiarkan saya khawatirkan masuk di pekarangan (atau) tempat penduduk. Itu kan juga sangat riskan sekali,” tegasnya.


“Apalagi berbondong-bondong. Memang saya belum melihat sendiri. (tapi) itu kemarin kan sangat luar biasa orang yang datang ke sana. Nanti yang saya khawatirkan itu bisa merusak ekosistem lingkungan yang ada di wilayah itu,” sambungnya

Baca Juga: Tragis, Begini Kronologi Balita Tewas Tertabrak Kereta di Tulungagung, Diduga Bermain di Jalur Rel Tanpa Pengawasan

Dia mengimbau warga Keboireng secara khusus dan masyarakat Tulungagung secara umum untuk bijak dalam menyikapi masalah ini.


Dia juga mendorong pemkab dan jajaran terkait untuk melakukan tindakan tegas agar nanti aktivitas penambangan emas ilegal ini menyebabkan munculnya pihak-pihak yang dirugikan.


“Karena ini wilayah Tulungagung, dari pemerintah sendiri juga kayak forkopimda, pak bupati, dan pihak keamanan juga harus menyuarakan bahwa ini bisa merusak lingkungan,” ucapnya. (dit)

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#tulungagung #forkopimda #tambang emas #dprd tulungagung #gerindra