TULUNGAGUNG - Penurunan populasi dari hewan lutung gunung di Tulungagung dapat diakibatkan oleh berbagai macam faktor.
Dulunya lutung gunung atau lutung jawa dengan nama trachypithecus auratus menjadi sahabat petani dalam mengusir hama di lahan pertanian.
Bahkan, para petani di wilayah selatan Tulungagung rela membagikan hasil panennya untuk memberi makan lutung gunung tersebut.
Namun sayangnya, kini lutung gunung di Tulungagung mengalami penurunan populasi akibat beberapa faktor, seperti perusakan habitat.
Peralihan lahan atau alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian, perkebunan, maupun pemukiman mengakibatkan habitat alami lutung gunung di Tulungagung menghilang.
Ditambah penebangan liar dan fragmentasi hutan mengakibatkan lutung gunung di Tulungagung kesulitan mencari makanan dan tempat berlindung.
Kemudian faktor perburuan serta perdagangan satwa liar menjadi faktor lain dalam menurunnya populasi lutung gunung di Tulungagung.
Diketahui perburuan lutung gunung kerap dilakukan guna dijadikan peliharaan eksotik. Dimana perbuatan ini merupakan perbuatan yang ilegal.
Terdapat juga mitos atau kepercayaan tradisional sehingga banyak yang memburu lutung gunung.
Adapun ketika wilayah hutan terfragmentasi, mambuat kelompok lutung gunung di Tulungagung terisolasi sehingga tidak dapat berkembang biak secara normal.
Dimana hal ini mengakibatkan penurunan keanekaragaman genetik dan memperbesar risiko kepunahan lokal.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz