Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Grup Band Avogato Asal Tulungagung Jadi Langganan Pembuka Konser Dewa 19, Simak Perjalanan Panjang dan Penuh Cerita dari Mereka

Sandy Sri Yuwana • Kamis, 19 Juni 2025 | 19:00 WIB
Band asal Tulungagung, Avogato, ketika berada di backstage sebuah konser musik dari Dewa 19 beberapa waktu lalu.
Band asal Tulungagung, Avogato, ketika berada di backstage sebuah konser musik dari Dewa 19 beberapa waktu lalu.

TULUNGAGUNG-Di balik gemerlap panggung, ada perjalanan panjang dan penuh cerita dari band asal Tulungagung yang satu ini. Namanya Avogato. Dibentuk tahun 2019, band ini tumbuh dari suasana hangat coffee shop menjadi salah satu band lokal yang dipercaya mengisi panggung pembuka konser Dewa 19 di berbagai kota.

Awal terbentuknya Avogato bukan dari studio mewah atau proyek besar, melainkan dari pertemuan para musisi kreatif di Tulungagung yang ingin mengekspresikan jiwa seni mereka. Salah satunya adalah Dea Azhari, vokalis utama Avogato, yang menjadi bagian penting dari perjalanan band sejak awal.

“Nama Avogato sebenarnya terinspirasi dari minuman afogato, perpaduan kopi dan es krim. Karena dulu kami mainnya di coffee shop di Tulungagung, jadi nama itu terasa pas. Simpel, manis, dan berkarakter,” kata Dea.

Dia menjelaskan, formasi Avogato saat ini terdiri dari Dea Azhari dan Wirit Wijaya di posisi vokal, Galang sebagai gitaris, Andra di bas, Yanu pada kibor, Kiemas sebagai drumer, dan Dany memainkan saksofon. Perjalanan mereka tidak selalu mulus. Beberapa kali Avogato mengalami pergantian personel, tapi semangat untuk berkarya tetap menyala.

“Setiap personel datang dengan warna dan cerita sendiri. Tapi yang paling penting, kami punya visi dan passion yang sama untuk musik,” ungkap Dea.

Langkah awal Avogato di dunia hiburan Tulungagung dimulai dari panggung-panggung kecil seperti kafe dan event lokal. Namun, belum lama mereka terbentuk, pandemi Covid-19 datang. Tantangan besar pun menghampiri.

“Baru mulai, tapi semua tempat hiburan ditutup. Praktis kami seperti kehilangan arah. Tapi itu jadi ujian pertama kami, apakah ingin bertahan atau menyerah,” kata Andra, sang basis.

Selain pandemi, Avogato juga harus pintar menyesuaikan daftar lagu agar sesuai dengan selera audiens yang beragam. “Kami harus belajar banyak, termasuk mengatur aransemen dan memilih instrumen agar lagu jadi lebih hidup,” jelasnya.

Penampilan profesional pertama Avogato terjadi saat mereka berani mengambil job acara pernikahan di tahun 2019. Sejak itu, mereka mulai dipercaya mengisi event-event besar di Tulungagung. Namun, tonggak penting dalam perjalanan karier mereka adalah ketika ditunjuk sebagai band pembuka konser Ada Band yang menjadi bagian dari rangkaian acara konser Dewa 19.

Dari panggung itulah, pintu menuju kesempatan besar terbuka. “Kami diajak jadi opening act untuk Dewa 19 di beberapa kota. Sudah tampil di Tulungagung, Pasuruan, dan Lamongan. Rasanya seperti mimpi,” ucap personel lainnya.

Salah satu momen paling berkesan adalah saat mereka diizinkan masuk ke backstage dan berdialog langsung dengan personel dan manajemen Dewa 19.

Baca Juga: Misterius dan Berbakat, 4 Band Indonesia Ini Pilih Sembunyikan Wajah

“Di situ kami belajar banyak, mulai dari profesionalisme, manajemen, hingga bagaimana menjaga kekompakan sebuah band supaya tetap eksis hingga puluhan tahun,” kenang Dea dan Andra penuh semangat.

Kini, Avogato tak hanya ingin dikenal sebagai band lokal. Mereka berharap bisa terus mewarnai dunia musik nasional sembari terus menanamkan semangat kepada generasi muda di Tulungagung.

“Semoga kami tetap awet dan terus meramaikan dunia musik. Kami juga ingin melihat lebih banyak anak muda di Tulungagung yang berani berkarya dan mencintai musik,” tutup mereka. (*/c1/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#dewa 19 #tulungagung #konser #band avogato