Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mutasi Pejabat 17 OPD di Tulungagung, Namun 8 Kursi Lowong Pimpinan

Aditya Yuda Setya Putra • Kamis, 17 Juli 2025 | 16:20 WIB

 

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo memimpin acara pelantikan pejabat eselon II, Rabu (16/7/2025) pagi.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo memimpin acara pelantikan pejabat eselon II, Rabu (16/7/2025) pagi.

TULUNGAGUNG – Penyegaran di internal Pemkab Tulungagung ditandai dengan mutasi pejabat eselon II. Sekitar 17 organisasi perangkat daerah (OPD) dipimpin oleh sosok baru.

Tapi, Pemkab Tulungagung masih punya pekerjaan rumah lain, yaitu mengisi kekosongan delapan OPD lain yang belum dihuni pimpinan definitif.

Sebanyak 17 OPD di Tulungagung yang dipimpin oleh pejabat baru di antaranya adalah dinas perpustakaan dan kearsipan, bapenda, dinas perhubungan, BRIDA, diskominfo, bappeda, hingga DPMPTSP.

Bupati Tulungagung mengisyaratkan agar mereka yang memimpin lembaga baru untuk segera menyesuaikan diri dan melaksanakan tugas dan fungsi.

“Agar semua yang dilantik nanti mulai besok bisa tancap gas untuk melaksanakan tanggung jawabnya,” kata Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, saat ditemui usai acara pelantikan pejabat eselon II, Rabu (16/7/2025) pagi.

“Yang kedua, saya tegaskan bahwa pelantikan seperti ini adalah hal yang lumrah. Tidak perlu diartikan yang negatif,” sambungnya.

Dia mengeklaim bahwa seluruh proses dan tahapan mutasi pejabat II tak terkait dengan praktik jual beli jabatan. “Perlu kami tegaskan, saya jamin 100 persen tidak ada jual beli jabatan, bahasanya mahar,” ungkapnya.

Di sisi lain, Pemkab Tulungagung juga masih harus mengisi kekosongan sejumlah OPD yang tak dipimpin pejabat definitif. Mulai dari RSUD dr Iskak, dinas PUPR, hingga bapenda.

Menurut Gatut, hal ini akan dipenuhi secara bertahap. Sebab, pemkab juga masih perlu mengevaluasi kinerja para pejabat untuk memastikan kelayakan dan kecakapan dalan memimpin organisasi.

“Itu saya harus mencarikan sumber yang tepat yang bisa menduduki jabatan-jabatan penting. Karena itu bersinggungan dengan pemerintah Kabupaten Tulungagung, juga dengan masyarakat termasuk teman-teman media,” paparnya.

Mutasi Pejabat Eselon II di Pemkab Tulungagung:

1. Imroatul Mufida

Asisten Administrasi Umum menjadi Kepala DPMPTSP

2. Johanes Bagus Kuncoro

Kepala Dishub  menjadi Kepala Bappeda

3. Agus Prijanto Utomo

Asisten Pemerintahan menjadi Kepala Badan Bakesbangpol

4. Tranggono

Inspektur menjadi Asisten Perekonomian

5. Anang Pratistianto

Kepala Disperkim menjadi Asisten Administrasi Umum

6. Zamrotul Fuad

Kepala Diskominfo menjadi Asisten Pemerintahan

7. Suparni

Kepala Dinas KBP3A menjadi Kepala Diskominfo

8. Fajar Widariyanto

Kepala DPMPTSP menjadi Kepala Disperindag

9. Galih Nusantoro

Kepala BPKAD menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan

10. Iswahjudi

Kepala DPMD menjadi Kepala Dishub

11. Endah Inawati

Kepala Dispusip menjadi Kepala Dinsos

12. Erwin Novianto

Kepala Bappeda menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan

13. dr Kasil Rokhmat

Direktur RSUD dr Iskak menjadi Kepala Dinas KBP3A

14. Lilik Ismiati

Kepala Bapenda menjadi Kepala Dispusip

15. Dwi Hary Subagyo

Kepala Dinas PUPR menjadi Kepala BPKAD

16. Wahiyd Masrur

Kepala Dinsos menjadi Kepala BRIDA

17. Suko Winarno

Kepala BKPSDM Kabupaten Jember menjadi Kepala Bapenda

(dit/c1/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #pemkab #mutasi