Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ria Kolifatu, Model dan Banker Muda Asal Tulungagung yang Temukan Makna Hidup Sehat Lewat Bersepeda  

Sandy Sri Yuwana • Minggu, 27 Juli 2025 | 02:30 WIB

 

Ria Kolifatu Andar Wulan, Warga Desa Junjung, Sumbergempol, Tulungagung, ketika berpose dengan sepeda kesayangannya usai melakukan hobinya bersepeda beberapa waktu lalu.
Ria Kolifatu Andar Wulan, Warga Desa Junjung, Sumbergempol, Tulungagung, ketika berpose dengan sepeda kesayangannya usai melakukan hobinya bersepeda beberapa waktu lalu.

TULUNGAGUNG - Di tengah kesibukannya sebagai model dan banker di salah satu bank swasta di Tulungagung, Ria Kolifatu Andar Wulan, 25, justru menemukan pelarian sehat yang menginspirasi, yaitu bersepeda.

Warga Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, ini justru menemukan pelarian sehat yang menginspirasi, yaitu bersepeda.

Aktivitas yang bagi sebagian orang hanya sekadar hobi, menjadi gaya hidup yang membentuk mental, fisik, dan jejaring sosial di Tulungagung atau luar bagi Ria, sapaan akrabnya. 

Perkenalannya dengan sepeda dimulai sejak duduk di bangku SMP. “Awalnya karena saya suka olahraga outdoor, tapi lama-lama bersepeda jadi cara saya untuk eksplor tempat wisata atau sekadar ngopi santai, sambil tetap bergerak,” ungkapnya kepada Radar Tulungagung, Sabtu (26/7/2025).

Dalam sepekan, dia bisa bersepeda tiga hingga empat kali. Tiap Selasa dan Rabu cukup di sekitar rumah, sementara akhir pekan diisi dengan “long ride” ke destinasi favorit seperti Waduk Wonorejo dan Padangan, Ngantru.

Dia pun lebih senang bersepeda bersama komunitas. “Bersepeda bareng komunitas bikin semangat, enggak cepat capek, dan biasanya destinasinya juga seru-seru,”  jelasnya.

Bagi Ria, bersepeda bukan hanya tentang olahraga. Namun sebagai motivasi untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.

“Secara fisik jelas menguatkan otot kaki, menjaga berat badan, dan menyehatkan jantung. Tapi yang paling terasa, ini meningkatkan rasa percaya diri karena bisa menaklukkan jarak-jarak jauh,” katanya.

Dia juga menekankan dampak sosial dari hobi ini. “Lewat komunitas, saya punya banyak teman dari berbagai kota. Jadi selain sehat, bisa saling mendukung dan memperluas jaringan,” katanya.

Beberapa kota telah dia kunjungi lewat kegiatan sepeda, mulai dari Kediri, Blitar, hingga mengikuti event di Jogja, Malang, Surabaya, bahkan Bali.

“Paling berkesan adalah saat ikut event luar kota. Di situ terasa banget vibe-nya, ketemu banyak pesepeda dari berbagai daerah,” kenangnya.

Bagi perempuan di Tulungagung, Ria punya pesan sederhana tapi kuat. Dia ingin masyarakat terutama perempuan di Tulungagung untuk menjaga kesehatan dengan cara berperilaku hidup sehat.

“Jangan tunggu nanti. Hidup sehat harus dimulai dari sekarang. Satu tetes keringat adalah bukti kamu mencintai dirimu,” ungkapnya.

Menurut dia, olahraga seperti bersepeda bisa jadi “me time” yang produktif dan sehat di tengah padatnya rutinitas. Dia percaya, perempuan berhak merasa kuat, bahagia, dan berdaya. Semua itu bisa dimulai dari mengayuh pedal sepeda. (sri/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#pesepeda #tulungagung #model #bank