TULUNGAGUNG - Peringatan Hari Kesakstian Pancasila tahun ini dimaknai secara hikmat oleh Pemkab Tulungagung melalui upacara di halaman kantor bupati, Rabu (1/9). Di momen ini, pimpinan daerah juga berpesan soal pentingnya menghargai jasa para pahlawan dan pendiri bangsa.
Ditemui usai agenda upacara, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo mengatakan, kecintaan kepada tanah air berikut juga para pahlawan bangsa harus ditekankan di momen ini. Salah satu bentuknya bisa dilakukan dengan mengibarkan bendera merah-putih.
Menilik kondisi di lapangan, harus diakui belum semua elemen masyarakat sadar akan pentingnya peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Menurut Gatut, hal ini juga jadi tugas seluruh elemen ASN untuk ikut mensosialisasilan ke masyarakat.
"Artinya, memasang bendera itu tidak hanya memasang bendera. Tetapi, kita menghargai. kita menghormati atas perjuangan (pahlawan) bangsa, para pahlawan yang telah gugur untuk mempersatukan wilayah Republik Indonesia," bebernya.
Dia juga memastikan bahwa para ASN di lingkup pemkab diinstruksikan untuk menyampaikan pentingnya meneladani nilai-nilai cinta tanah air dan Pancasila sebagai dasar negara. Salah satunya dengan imbauan mengibarkan bendera merah putih di momen ini.
"Sebenarnya kita sudah menyampaikan ke teman-teman staf. Untukmewajibkan bagi warga kita, khususnya rakyat Tulungagung untuk mengibarkan bendera," sebutnya.
Pemkab berencana untuk menggencarkan sosialisasi bagi masyarakat untuk memperdalam nilai-nilai kebangsaan. Salah satunya di momen peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang menjadi salah satu momen bersejarah dan penting dalam perjalanan negeri ini.
"Kami akan merapatkan semua stakehder juga forkopimda untuk mewajibkan, mensosialisasikan kepada masyarakat," tandasnya.
Agenda kemarin juga disartai dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42. Bupati turut mengundang para pelaku olahraga berprestasi untuk diberi penghargaan.(dit)
Editor : Aditya Yuda Setya Putra