Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Waspadai Peredaran Beras Oplosan dan Palsu yang Rugikan Konsumen, Kenali Ciri-Ciri Biar Tidak Salah Pilih dan Jadi Konsumen Cerdas

M Filzaa Aulia N • Jumat, 1 Agustus 2025 | 20:21 WIB

 

Penyaluran beras SPHP di Tulungagung harus digenjot lagi karena belum optimal.
Penyaluran beras SPHP di Tulungagung harus digenjot lagi karena belum optimal.

TULUNGAGUNG - Beras palsu di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Praktik kecurangan ini menyasar lapisan konsumen dari berbagai kalangan.

Para pelaku mencampurkan beras berkualitas rendah ke dalam kemasan beras premium, bahkan menggunakan bahan kimia untuk mempercantik tampilan beras.

Di beberapa kasus ekstrem, ditemukan beras palsu berbahan dasar plastik sintetis. Praktik semacam ini tak hanya menurunkan nilai ekonomi produk, tapi juga mengancam kesehatan masyarakat.

Maka dari itu, penting untuk memahami perbedaan antara beras asli dengan beras oplosan atau palsu.

Ciri Fisik Beras Oplosan dan Cara Mendeteksinya

Agar terhindar dari penipuan, pembeli wajib mengenali ciri fisik dari beras oplosan atau beras palsu. Berikut ini beberapa indikator utama:

Kriteria                              Beras Asli                        Beras Oplosan/Palsu

Warna    Seragam, alami sesuai jenis             Warna putih, kusam, kekuningan
Bentuk   Seragam, berguratan alami              Bervariasi, licin, kadang terlihat plastik
Aroma    Wangi, alami, pandan, atau pulen     Bau apek, kimia, bahkan plastik terbakar
Tekstur   Kasar dan tidak terlalu licin              Licin, lembap, bahkan lengket
Nasi       Pulen, tanak, tidak cepat basi           Lembek, cepat basi, kadang sulit matang
Benda    Saat Dicuci Tidak ada                       Ada serpihan plastik, serbuk aneh                    Uji Air    Tenggelam, air keruh keputihan        Mengapung, air tetap jernih
Uji Api    Gosong atau bau bahan organik       Meleleh dan berbau plastik

Pengecekan visual dan sensorik bisa dilakukan langsung di rumah. Masyarakat sebaiknya melakukan uji sederhana sebelum mengonsumsi beras.

Bahaya Kesehatan Mengonsumsi Beras Oplosan

Mengonsumsi beras oplosan atau beras palsu berdampak langsung pada kesehatan tubuh. Bahan seperti pemutih, klorin, atau plastik dapat menimbulkan gangguan organ dalam, iritasi lambung, hingga risiko kanker.

Dalam jangka panjang, zat kimia tersebut dapat menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan penyakit kronis.

Selain itu, nilai gizi beras juga menurun drastis. Beras oplosan dari kualitas rendah cenderung miskin karbohidrat kompleks dan vitamin esensial. Akibatnya, konsumsi rutin bisa menyebabkan penurunan energi, daya tahan tubuh lemah, serta gangguan pencernaan.

Cara Aman Membeli Beras Berkualitas

Agar tidak tertipu beras oplosan atau beras palsu, konsumen disarankan menerapkan langkah cerdas saat membeli:

Beli dari sumber terpercaya seperti toko resmi, supermarket, atau koperasi petani.

Cek kemasan: pastikan labelnya jelas, lengkap, dan memiliki izin edar resmi.

Perhatikan tanggal kedaluwarsa dan kondisi fisik beras di dalam kemasan.

Hindari harga terlalu murah karena bisa jadi kualitasnya dicampur.

Pilih beras bersertifikat dari lembaga seperti BPOM, SNI, atau sertifikasi halal.

Langkah preventif ini mampu menekan risiko terpapar beras berbahaya.

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#lindungi kesehatan #keamanan pangan #konsumen cerdas #beras palsu #beras oplosan