VIRAL - Di usia genap 50 tahun, Wahjoe Sardono atau akrab disapa Dono WARKOP DKI tutup usia.
Selama puluhan tahun itu juga, salah satu pelawak terkenal di era lawas ini meninggalkan sebuah vila.
Dalam sebuah perjalanan vlog dari seorang YouTuber bernama Rizquna Channel, ia telah mendapat cerita dari warga setempat bahwa salah satu bangunan yang berada di kompleks perhotelan itu adalah milik Dono WARKOP.
"Informasi yang kami dapatkan, sempat ngobrol-ngobrol juga dengan warga di depan sana, katanya rumah ini bekas rumah artis nasional, WARKOP DKI," ungkapnya Kang Hakim, pemilik YouTube Rizquna Channel.
Kang Hakim mengatakan bahwa konten vlog kali ini tidak menyebutkan alamat. Menurutnya alamat ini justru membuka peluang yang dapat disalahgunakan.
"Untuk alamatnya kita privasi ya, karena di dalam rumah mewah ini, masih full properti ya temen-temen, masih banyak barang-barang berharganya. Dikhawatirkan ada tangan-tangan jahil, atau orang-orang yang tidak bertanggung jawab mengambil barang-barang di rumah tersebut," ungkapnya.
Ia pun kembali melanjutkan penelurusan vila milik Dono WARKOP. Untuk bisa sampai ke vila ini, Hakim harus menyusuri jalan setapak yang terletak di tengah-tengah semak belukar. Sejauh mata memandang, banyak tumbuhan liar yang berada di kanan dan kiri Hakim.
Hanya perlu waktu beberapa menit, Hakim sampai di pekarangan vila Dono WARKOP. Kesan pertama saat melihat vila Dono WARKOP, menurut dia, bangunan itu mewah di masanya.
"Rumah itu rumah mewah jadul, kalau tahun 70 sampai 80-an, rumah ini bener-bener mewah sekali, sekarang berada di komplek perhotelan, di komplek wisata gitu ya," ujarnya, dikutip dari YouTube @rizqunachannel24 pada 16 September 2024.
Penelusuran berlanjut ke bagian dalam rumah. Di dalamnya, terdapat beberapa ruangan yang terhubung dalam satu lorong, meliputi kamar, dapur, maupun ruang tamu.
Di sisi-sisi bangunan banyak terdapat jendela. Desain jendela seperti bangunan lawas lainnya, dilengkapi dengan tralis.
Namun begitu, banyaknya jendela memungkinkan sinar matahari masuk dengan mudah, sebagian besar ruangan pun menjadi tidak gelap.
Di bangunan itu, Hakim menemukan barang-barang meliputi buku yang berjudul Zikir Pagi Petang, Rasulullah is My Doctor, dan The Great Story of Muhammad.
Kondisi buku-buku itu penuh dengan debu. Buku itu pun tidak bisa dibuka lantaran kertas yang lengket.
Di sisi ruangan yang lain, Hakim menemukan ruang kamar yang memiliki properti yang masih lengkap.
Mulai dipan, kasur, batal kapuk, hingga tempat tidur bertingkat yang terbuat dari besi.
"Ranjang jadul, kalau zaman dulu ini mahal banget, ini juga dari kayu jati," ujarnya.
Hakim mengaku, menelusuri rumah atau vila mewah milik Dono WARKOP DKI, ini cukup mengesankan. Apalagi di area bagunan itu terdapat ruang bawah tanah. Ruang itu diyakini sebagai tempat pemandian air hangat.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra