Tak heran jika 9 pantai di Banyuwangi kerap masuk daftar rekomendasi wisata favorit, terutama bagi pecinta wisata alam. Aktivitasnya pun lengkap, mulai dari snorkeling, diving, wisata kuliner, hingga pengalaman unik berenang bersama ikan hiu.
Bagi wisatawan yang sedang menyusun itinerary liburan, berikut rangkuman 9 pantai di Banyuwangi yang disebut wajib dikunjungi, lengkap dengan daya tarik dan aktivitas serunya.
Pantai Boom Banyuwangi, Favorit Wisata Dekat Pusat Kota
Pantai Boom menjadi salah satu destinasi yang paling mudah dijangkau karena lokasinya dekat dengan pusat kota Banyuwangi. Pantai ini dulunya merupakan pelabuhan bongkar muat kapal dagang, sehingga pengunjung masih bisa melihat kapal-kapal nelayan berlabuh di bibir pantai.
Tak sekadar menikmati panorama, wisatawan bisa mencoba aktivitas berkuda. Di sekitar pantai tersedia jasa penyewaan kuda lengkap dengan pemandu, sehingga tetap aman bagi pemula.
Pantai Boom juga dikenal punya banyak spot foto menarik. Salah satunya jembatan spiral yang instagramable dengan ornamen lampu yang mempercantik suasana, terutama saat sore hingga malam. Selain itu, terdapat bangunan tua peninggalan Belanda yang bisa menjadi latar foto bernuansa klasik.
Menjelang akhir tahun, Pantai Boom juga menjadi lokasi digelarnya Festival Gandrung Sewu yang melibatkan lebih dari 1.000 penari. Pentas seni ini kerap memukau wisatawan karena memadukan budaya dan keindahan pantai dalam satu panggung besar.
Pantai Pulau Merah, Ikon Pasir Memerah Saat Sore Hari
Pantai Pulau Merah berada di sisi selatan Banyuwangi, tepatnya Kecamatan Pesanggaran. Lokasinya sekitar 70 kilometer dari pusat kota atau kurang lebih dua jam perjalanan.
Nama Pulau Merah merujuk pada fenomena warna pasir yang terlihat memerah saat sore hari, dipengaruhi air laut dan sinar matahari menjelang tenggelam. Daya tarik ini membuat Pulau Merah kerap jadi spot favorit untuk berburu sunset.
Untuk masuk kawasan wisata, tarifnya terjangkau. Tiket masuk disebut Rp8.000 per orang, parkir mobil Rp5.000, dan parkir motor Rp2.000.
Pantai Plengkung (G-Land), Surganya Peselancar Dunia
Pantai Plengkung atau lebih dikenal sebagai G-Land berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.
Pantai ini punya ombak legendaris yang dijuluki “The Seven Giant Waves Wonder”, karena memiliki tujuh gulungan ombak yang menjadi incaran peselancar dunia. Pada musim tertentu, terutama April hingga September, angin lepas pantai menciptakan ombak besar yang bisa mencapai tinggi 8 meter dengan panjang hingga 2 kilometer.
Untuk menuju Pantai Plengkung, wisatawan perlu menyewa jeep dari titik terakhir parkir di Pantai Pancur, Alas Purwo.
Pantai Wedi Ireng, Pasir Putih yang Tenang dan Tidak Terlalu Ramai
Pantai Wedi Ireng berada di antara Pantai Pulau Merah dan Pantai Teluk Ijo, berjarak sekitar 5 kilometer ke arah selatan dari Pulau Merah.
Meski namanya berarti pasir hitam, warna pasir pantai ini justru dominan putih. Wedi Ireng dikenal lebih sepi pengunjung karena aksesnya cukup menantang. Wisatawan harus berjalan kaki melewati bukit dengan jalur tanah yang licin, terutama saat hujan.
Namun ada alternatif jalur laut menggunakan perahu dengan tarif sekitar Rp40.000. Meski sulit dijangkau, pemandangan alamnya disebut sangat indah dan sepadan dengan perjuangan menuju lokasi.
Pantai Sukomade, Wisata Konservasi Penyu yang Edukatif
Pantai Sukomade berada sekitar 97 kilometer ke arah barat daya Banyuwangi. Suasananya asri dan tenang karena jauh dari keramaian kota.
Di sekitar kawasan ini terdapat perkebunan seluas 1.200 hektare, mencakup tanaman karet, kopi, dan kakao. Pantai Sukomade juga menjadi lokasi konservasi penyu di bawah Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur.
Wisatawan bisa melihat pelepasan tukik ke laut dan menyaksikan penyu bertelur pada malam hari. Untuk mencapai Sukomade, pengunjung perlu menyewa jeep karena jalur menuju lokasi masih berbatu dan kadang melintasi aliran sungai.
Pantai Bangsring, Snorkeling hingga Berenang Bareng Anakan Hiu
Pantai Bangsring berlokasi di Kecamatan Wongsorejo, sekitar 22 kilometer ke arah utara dari pusat kota Banyuwangi.
Pantai ini dikenal memiliki pemandangan bawah laut yang indah dan menjadi area konservasi terumbu karang seluas sekitar 12 hektare, dengan kedalaman 2 hingga 15 meter. Bahkan, keindahan bawah lautnya sudah bisa dinikmati dari kedalaman 50 sentimeter.
Di kawasan laut Bangsring terdapat rumah apung yang berjarak beberapa puluh meter dari bibir pantai. Rumah apung ini digunakan sebagai tempat penangkaran anakan hiu, dan wisatawan diperbolehkan berenang bersama anakan hiu di keramba apung.
Pantai Teluk Ijo, Destinasi Alam yang Masih Asri
Pantai Teluk Ijo berada di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, sekitar 84 kilometer dari pusat kota Banyuwangi. Pantai ini dikenal menawarkan suasana alam yang masih asri dan cocok untuk wisatawan yang ingin mencari ketenangan.
Dengan ragam karakter pantai yang dimiliki, Banyuwangi layak menjadi tujuan liburan bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata bahari lengkap, mulai dari budaya, petualangan, hingga konservasi alam.
Editor : Natasha Eka Safrina