RADAR TULUNGAGUNG- Pencairan PKH BBNT tahap pertama 2026 mulai menunjukkan perkembangan terbaru. Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama bank penyalur kini telah memulai proses verifikasi rekening untuk bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT/BBNT) periode Januari, Februari, dan Maret 2026.
Informasi ini disampaikan melalui pembaruan data Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) per 26 Januari 2026. Update ini menjadi angin segar bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang sejak awal tahun menantikan kepastian pencairan bansos triwulan pertama.
BBNT Januari–Maret 2026: Dua Bank Sudah Rampungkan Verifikasi
Untuk program Bantuan Sembako atau BBNT periode Januari–Maret 2026, terdapat empat bank penyalur yang terlibat, yakni Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank BSI.
Berdasarkan hasil pengecekan terbaru, dua bank tercatat sudah lebih dulu menyelesaikan tahapan verifikasi rekening, yaitu Bank BNI dan Bank BSI. Meski demikian, status keduanya masih berada pada tahap belum SPM, yang berarti proses administrasi masih berlanjut sebelum masuk ke tahap penyaluran dana.
Sementara itu, Bank Mandiri dan Bank BRI masih dalam proses verifikasi rekening. Kondisi ini dinilai wajar karena setiap bank memiliki alur dan waktu pemrosesan yang berbeda. Pemerintah menegaskan bahwa pencairan bansos tidak dilakukan secara instan, melainkan harus melalui tahapan administrasi yang ketat.
Proses Bertahap, Masyarakat Diminta Tidak Mudah Percaya Hoaks
Pendamping sosial mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang menyebutkan bansos tahap pertama sudah cair sepenuhnya. Faktanya, hingga akhir Januari 2026, proses masih berada pada tahap verifikasi rekening.
Tahapan ini menjadi bukti bahwa penyaluran bansos dilakukan secara akuntabel dan terkontrol. Selama nama KPM masih terdaftar dan memenuhi syarat, peluang untuk menerima bantuan tetap terbuka.
Baca Juga: Inklusivitas Ekonomi dan Rantai Pasok Bisnis MBG-KMP
Update PKH Tahap 1: Semua Bank Masih Verifikasi Rekening
Selain BBNT, pencairan PKH tahap pertama 2026 juga mulai berproses. Setelah sebelumnya masuk fase final closing, kini data PKH kembali bergerak di sistem Kemensos.
Hasil pemantauan SIKS-NG menunjukkan bahwa seluruh bank penyalur—Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI—masih berada dalam status proses verifikasi rekening untuk program PKH.
Berbeda dengan BBNT, proses PKH membutuhkan waktu lebih lama karena harus menyesuaikan komponen bantuan yang diterima setiap keluarga, seperti ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas, hingga anak sekolah. Jumlah komponen inilah yang menentukan besaran bantuan PKH yang akan dicairkan.
Meski demikian, berdasarkan pola penyaluran tahun-tahun sebelumnya, PKH kerap menjadi program yang lebih dulu masuk tahap pencairan setelah verifikasi selesai.
Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 5,5 Guncang Trenggalek, Warga Watulimo Sempat Berlarian Keluar Rumah
Bagaimana Nasib BBNT Tahap Keempat yang Belum Cair?
Informasi penting lainnya yang banyak ditanyakan masyarakat adalah nasib BBNT tahap keempat tahun sebelumnya yang belum tersalurkan.
Berdasarkan keterangan terbaru dari Dinas Sosial di wilayah pendampingan, bantuan tahap keempat yang masih berstatus belum SPM atau sudah SI masih berpeluang untuk dicairkan, selama prosesnya belum ditutup secara resmi.
Namun hingga kini, pendamping sosial di seluruh Indonesia masih menunggu kebijakan final dari Kementerian Sosial RI. Salah satu opsi yang sedang ditunggu adalah kemungkinan penggabungan penyaluran tahap keempat dengan tahap pertama 2026.
Masyarakat diminta tetap memastikan data kependudukan dan rekening bantuan dalam kondisi aman dan aktif, sembari menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.
Kesimpulan
Per akhir Januari 2026, pencairan PKH BBNT tahap pertama 2026 memang belum cair, namun prosesnya sudah berjalan. Verifikasi rekening menjadi kunci utama sebelum bansos benar-benar disalurkan ke KPM.
Masyarakat diimbau tetap tenang, mengikuti informasi dari sumber resmi, dan tidak terpancing kabar yang belum terverifikasi.
Editor : Kirana Meigita Luciana Rani