Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

OJK Resmi Sikat Saham Gorengan, Era Manipulasi Pasar Modal Indonesia Disebut Segera Berakhir

Fadhilah Salsa Bella • Selasa, 3 Februari 2026 | 15:30 WIB

OJK resmi berantas saham gorengan. Manipulasi pasar diselidiki, pemerintah dukung penuh demi lindungi investor ritel.
OJK resmi berantas saham gorengan. Manipulasi pasar diselidiki, pemerintah dukung penuh demi lindungi investor ritel.
RADAR TULUNGAGUNG- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menyatakan perang terhadap praktik saham gorengan yang selama ini meresahkan investor ritel. Dalam pernyataan terbarunya, OJK menegaskan bahwa era saham gorengan di pasar modal Indonesia segera berakhir. Penegasan ini menjadi sinyal kuat bahwa reformasi pasar modal kini masuk babak baru yang lebih tegas dan tanpa kompromi.

Pelaksana Tugas Ketua OJK, Fredrika Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memulai penyelidikan masif terkait dugaan manipulasi pasar, khususnya praktik goreng-menggoreng saham yang memicu lonjakan dan kejatuhan harga tidak wajar. Praktik saham gorengan dinilai merusak integritas pasar dan menimbulkan kerugian besar bagi investor ritel.

Langkah OJK terhadap saham gorengan ini bukan sekadar reaksi sesaat. Otoritas menyebut penindakan tersebut merupakan bagian dari reformasi pasar modal Indonesia secara holistik, mencakup penguatan regulasi, pengawasan market conduct, hingga penegakan hukum yang konsisten.

Baca Juga: PPPK Kemenham 2025 Dibuka Awal 2026, Ini Formasi Lengkap, Syarat, Jadwal, dan Strategi Lolos Seleksi

Tiga Fokus Utama OJK Berantas Saham Gorengan

OJK menetapkan tiga fokus utama dalam pemberantasan manipulasi pasar.

Pertama, penanganan kasus besar yang berdampak signifikan terhadap stabilitas pasar keuangan. Artinya, kasus-kasus yang sebelumnya dianggap terlalu besar atau sensitif kini masuk radar pengawasan. OJK memastikan tidak ada pihak yang kebal hukum jika terbukti melakukan manipulasi harga saham.

Kedua, penguatan pengawasan market conduct. Seluruh pelaku pasar, mulai dari emiten, investor besar, hingga pihak perantara, diminta mematuhi aturan main.

OJK ingin memastikan tidak ada lagi celah regulasi yang dimanfaatkan untuk praktik tidak sehat, termasuk skema pump and dump yang kerap dikaitkan dengan saham gorengan.

Ketiga, penindakan terhadap pihak-pihak yang mempengaruhi pasar secara tidak sehat, termasuk influencer saham. Ini menjadi sinyal keras bahwa rekomendasi investasi di media sosial tidak lagi bebas risiko hukum jika terbukti menyesatkan dan merugikan publik.

Selain itu, OJK juga mendorong peningkatan transparansi kepemilikan saham, termasuk pengungkapan beneficial ownership. Langkah ini bertujuan menutup celah manipulasi yang sering tersembunyi di balik struktur kepemilikan berlapis dan nominee.

Baca Juga: Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026 Jadi Pembuka Fenomena Langit Langka, Cincin Api Muncul di Antartika

Pemerintah Dukung Penuh Langkah OJK

Langkah tegas OJK mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pemerintah tidak menoleransi praktik saham gorengan karena merusak kepercayaan pasar dan merugikan investor.

Menurut Airlangga, manipulasi harga saham tidak hanya berdampak pada investor domestik, tetapi juga mempengaruhi persepsi investor global terhadap kredibilitas pasar keuangan Indonesia.

Kepercayaan adalah fondasi utama investasi, dan praktik manipulatif dapat menggerus reputasi Indonesia di mata dunia.

Koordinasi antara pemerintah, OJK, dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pun diperkuat. Sinergi ini bertujuan menciptakan pasar modal yang bersih, transparan, dan berintegritas sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Perlindungan Investor Ritel Jadi Prioritas

Bagi investor ritel, pemberantasan saham gorengan menjadi kabar penting. Selama ini, banyak investor pemula tergiur lonjakan harga ekstrem tanpa memahami fundamental emiten.

Kenaikan tajam dalam waktu singkat sering menciptakan ilusi cuan instan, namun berakhir pada kejatuhan harga yang drastis.

OJK menegaskan bahwa perlindungan investor kini menjadi prioritas nyata, bukan sekadar jargon. Edukasi dan transparansi menjadi dua pilar utama untuk membangun pasar modal yang sehat dan berkelanjutan.

Investor diimbau lebih cermat dalam mengambil keputusan. Hindari saham dengan pergerakan harga tidak wajar tanpa didukung kinerja fundamental yang jelas. Kenaikan harga signifikan tanpa keterbukaan informasi resmi patut diwaspadai.

Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya pada rekomendasi saham di media sosial yang menjanjikan keuntungan instan. Pastikan setiap keputusan investasi didasarkan pada data, laporan keuangan, dan keterbukaan informasi dari emiten yang terdaftar di BEI.

Investor juga dapat memanfaatkan kanal resmi OJK dan Bursa Efek Indonesia untuk mengecek informasi kepemilikan saham, aksi korporasi, serta melaporkan dugaan manipulasi pasar.

Baca Juga: Gaji P3K D3 Keperawatan 2024 Terbaru: Masuk Golongan Berapa dan Berapa Gaji Pokok yang Diterim

Reformasi Pasar Modal Menuju Integritas

Penindakan terhadap saham gorengan menjadi momentum penting bagi reformasi pasar modal Indonesia.

Dengan pengawasan yang lebih ketat, transparansi kepemilikan, serta penegakan hukum yang tegas, diharapkan kepercayaan publik terhadap pasar saham kembali pulih.

Pasar modal bukan sekadar arena spekulasi jangka pendek, melainkan ekosistem investasi jangka panjang yang menopang pertumbuhan ekonomi. Integritas pasar menjadi kunci agar investasi dapat berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

Ke depan, konsistensi penegakan hukum akan menjadi penentu keberhasilan langkah ini. Jika komitmen pemberantasan saham gorengan benar-benar dijalankan tanpa pandang bulu, maka pasar modal Indonesia berpeluang memasuki fase baru yang lebih transparan dan kredibel.

Bagi investor, pesan utamanya jelas: keputusan bisnis terbaik lahir dari data dan analisis yang matang, bukan dari rumor atau euforia sesaat.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Februari 2026 Mulai Cair, Cek Status Penerima Pakai NIK dan Pahami Sistem Desil

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#saham gorengan #manipulasi pasar #investor ritel #ojk #Pasar modal Indonesia