JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) resmi mengumumkan bahwa tujuh bantuan sosial dipastikan cair mulai hari ini hingga 15 Februari 2026. Kabar ini menjadi angin segar bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM), terutama mereka yang berada pada kelompok ekonomi rentan, miskin, dan miskin ekstrem. Salah satu bantuan utama yang mulai disalurkan adalah PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026.
Pemerintah menegaskan penyaluran bansos ini merupakan bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat serta mendorong pemulihan ekonomi nasional. Bantuan diberikan secara bertahap dan terfokus kepada KPM yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4, dengan prioritas utama pada desil terendah.
Berdasarkan pemantauan lapangan, PKH dan BPNT tahap 1 sudah mulai cair di sejumlah daerah sejak hari ini. Penyaluran dilakukan melalui Kartu KKS yang diterbitkan oleh beberapa bank Himbara.
Baca Juga: PKH BPNT Tahap Pertama 2026 Cair Bertahap, Ini Daftar Bank Penyalur yang Sudah Salurkan Saldo KKS
PKH dan BPNT Tahap 1 Mulai Cair Bertahap
Untuk bantuan pertama, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 1 tahun 2026, Kemensos memastikan hanya KPM yang berada di desil 1 sampai desil 4 yang berhak menerima. Bahkan, KPM di desil 4 belum tentu langsung menerima pencairan karena tetap menunggu prioritas kuota desil terendah.
Adapun KPM yang berada di desil 5 hingga desil tertinggi dipastikan sudah tidak lagi menerima PKH maupun BPNT mulai tahap 1 tahun ini dan seterusnya. Kebijakan ini sejalan dengan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Hingga hari ini, pencairan PKH dan BPNT tahap 1 terpantau sudah berjalan melalui Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BSI. Sementara itu, Bank BNI masih belum menunjukkan pencairan, namun dipastikan akan segera menyusul dalam waktu dekat.
Baca Juga: Bunga Pinjaman KUR BRI 2026 Terbaru: Simulasi Cicilan hingga KUR Kecil Rp100 Juta, UMKM Wajib Tahu!
PIP Anak Sekolah Kini Jangkau TK
Bantuan kedua yang mulai dicairkan adalah Program Indonesia Pintar (PIP). Menariknya, pada tahun 2026 cakupan PIP diperluas hingga jenjang Taman Kanak-kanak (TK), sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Untuk anak TK, bantuan PIP diberikan sebesar Rp450.000 per tahun. Sementara itu, siswa SD, SMP, hingga SMA sederajat tetap menerima bantuan sesuai ketentuan sebelumnya. Di sejumlah daerah, pencairan PIP sudah mulai dilakukan secara bertahap sejak hari ini.
BLT Dana Desa dan Bantuan Atensi
Bantuan ketiga adalah BLT Dana Desa yang ditujukan bagi warga miskin ekstrem. Besaran bantuan bervariasi, mulai dari Rp300.000 per bulan, hingga ada desa yang menyalurkan langsung Rp900.000 untuk tiga bulan sekaligus.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan atensi bagi anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Bantuan ini bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak yang kehilangan orang tua.
Bantuan PENA untuk Modal Usaha
Selanjutnya, pemerintah menyalurkan Bantuan PENA bagi KPM usia produktif 20–40 tahun yang siap digraduasi. Bantuan ini bernilai hingga Rp6 juta per penerima, berupa modal usaha sekaligus pendampingan bisnis agar KPM dapat mandiri secara ekonomi.
Makanan Bergizi Gratis hingga Subsidi
Bantuan lainnya yang juga mulai berjalan adalah Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk peserta didik SD hingga SMA sederajat. Program ini direncanakan berlangsung berkelanjutan selama masa pemerintahan Presiden Prabowo.
Selain itu, pemerintah masih menyalurkan bantuan PBI JKN (KIS), serta berbagai subsidi seperti BBM, listrik, dan LPG 3 kg. Ke depan, pemerintah juga mewacanakan pengalihan subsidi menjadi bantuan langsung tunai (BLT), meski kebijakan ini belum diputuskan secara resmi.
Kemensos mengimbau masyarakat untuk memastikan status kepesertaan bansos melalui data resmi dan bersabar karena seluruh pencairan dilakukan bertahap, tidak serentak.
Editor : Natasha Eka Safrina