Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

KUR BRI 2026 Resmi Dibuka, Isu Kenaikan Pensiun Ikut Ramai Dibahas, TASPEN Kediri Tegaskan Belum Ada Keputusan Pemerintah

Ingge Nayla Ayu Karina • Jumat, 27 Februari 2026 | 23:42 WIB

KUR BRI 2026 ramai dibahas, TASPEN Kediri tegaskan belum ada keputusan pemerintah soal kenaikan pensiun dan rapel.
KUR BRI 2026 ramai dibahas, TASPEN Kediri tegaskan belum ada keputusan pemerintah soal kenaikan pensiun dan rapel.

 

RADAR TULUNGAGUNG – KUR BRI 2026 resmi dibuka dan langsung ramai dibahas di media sosial. Di saat bersamaan, isu kenaikan pensiun juga ikut beredar dan memicu pertanyaan publik, terutama di kalangan pensiunan PNS dan keluarga mereka.

Baca Juga: Pinjaman KUR BRI 2026 Resmi Dibuka, Bunga Mulai 3 Persen Tanpa Agunan hingga Rp100 Juta, Simak Syarat dan Cara Pengajuannya

Dalam video YouTube yang viral, disebutkan bahwa KUR BRI 2026 menawarkan bunga kompetitif. Untuk KUR Super Mikro plafon maksimal Rp10 juta, bunga disebut 3 persen efektif per tahun. Sementara KUR Mikro Rp10 juta hingga Rp100 juta dikenakan bunga 6–9 persen efektif per tahun. Adapun KUR Kecil Rp100 juta sampai Rp500 juta juga berada di kisaran bunga 6–9 persen.

 

Video tersebut juga memaparkan syarat pengajuan, mulai dari usia minimal 21 tahun atau sudah menikah, usaha produktif minimal enam bulan, bebas kredit bermasalah di SLIK OJK, hingga dokumen seperti KTP, KK, surat keterangan usaha, dan NPWP untuk pinjaman di atas Rp50 juta. Isu pembiayaan ini kemudian berkembang bersamaan dengan kabar kenaikan pensiun yang disebut-sebut akan cair dalam waktu dekat.

 

TASPEN Kediri: Belum Ada Keputusan Kenaikan Pensiun

 

Menanggapi ramainya isu tersebut, PT TASPEN Kediri memberikan klarifikasi tegas. Melalui pernyataan resmi tertanggal 17 November 2025, TASPEN menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan pemerintah terkait penetapan, penyesuaian, maupun kenaikan pensiun pokok.

 

Penegasan ini berlaku bagi pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), purnawirawan TNI/Polri, serta penerima tunjangan negara lainnya. TASPEN menyatakan seluruh kebijakan mengenai kenaikan pensiun sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah dan akan diumumkan secara resmi apabila telah ditetapkan.

Baca Juga: Syarat Pinjaman KUR BRI 2026 Terbaru, Tanpa Jaminan di Bawah Rp100 Juta? Ini Jadwal Pembukaan dan Cara Pengajuannya

Klarifikasi tersebut disampaikan sebagai respons atas beredarnya informasi yang dinilai tidak akurat dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. TASPEN menilai penting untuk meluruskan informasi agar para pensiunan dan keluarganya tidak terpengaruh kabar yang belum dapat dipertanggungjawabkan.

 

Besaran Rapel Tidak Sama untuk Semua

 

TASPEN juga menjelaskan bahwa apabila nantinya ada kebijakan penyesuaian, besaran rapel sangat bergantung pada sejumlah faktor. Di antaranya golongan terakhir, masa kerja, serta aturan teknis yang berlaku.

 

Artinya, tidak semua pensiunan otomatis mendapatkan nominal maksimal seperti yang sering disebut dalam kabar viral. Setiap perhitungan dilakukan berdasarkan regulasi resmi dan data administrasi yang terverifikasi.

 

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024 tentang Penetapan Pensiun Pokok PNS dan janda/dudanya, penyesuaian nilai pensiun berlaku mulai 1 Januari 2024. Namun, hingga saat ini belum ada keputusan baru terkait kenaikan lanjutan.

 

Imbauan Cek Kanal Resmi

 

TASPEN mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa informasi melalui kanal resmi sebelum mempercayai kabar yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan. Informasi valid dapat diperoleh melalui Call Center 1500 919, akun media sosial resmi TASPEN, serta situs www.taspen.co.id.

 

Perusahaan juga menegaskan komitmen pelayanan berbasis prinsip 5T: Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat.

 

Dengan demikian, di tengah ramainya pembahasan KUR BRI 2026 dan isu kenaikan pensiun, fakta resminya adalah belum ada keputusan pemerintah terkait kenaikan pensiun. Masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi agar tidak terjebak informasi yang menyesatkan.

 

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#pensiunan PNS 2026 #Taspen Kediri #kenaikan pensiun #rapel pensiun #KUR BRI 2026