Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Demi Bisa Keterima di Universitas Al-Azhar Kairo, Muchamad Fatchurrochman Jauhari Fasih Bahasa Arab hanya dalam Empat Bulan

Matlaul Ngainul Aziz • Senin, 2 September 2024 | 01:34 WIB
Muchamad Fatchurrochman Jauhari.
Muchamad Fatchurrochman Jauhari.

TULUNGAGUNG - Meski sempat gagal dipercobaan pertama, Muchamad Fatchurrochman Jauhari pelajar asal Desa Sobontoro Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, berhasil melanjutkan pendidikannya di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir.

Pria berusia 20 tahun ini, tekun dalam memperlajari bahasa Arab agar cita-citanya sekolah di negara timur tengah tersebut dapat terwujud.

Selagi bersungguh-sungguh pasti ada jalur langit yang ikut membantu. Hal inilah yang telah dibuktikan sendiri oleh Muchamad Fatchurrochman Jauhari.

Keberhasilannya melanjutkan sekolah di Universitas Al-Azhar tak lepas dari usaha dan doa orang tua.

Muchamad Fatchurrochman Jauhari mengatakan bahwasannya dia telah lulus pendidikan tingkat SMA sekitar tahun 2023. Setelah kelulusannya, dia mencoba untuk mendaftar kuliah di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir.

Namun persiapan yang dilakukannya untuk melanjutkan bangku perkuliahan tersebut kurang matang.

Alhasil dia terpaksa gugur dari penjaringan mahasiswa baru di Universitas Al-Azhar.

“Sebenarnya saya lulus itu tahun 2023. Setelah lulus sempat mencoba daftar tapi masih belum diterima,” jelasnya, Minggu (1/9/2024).

Sejak gagal dipercobaan pertama, pria asal Desa Sobontoro Boyolangu ini memantapkan diri dengan mempelajari bahasa dan materi.

Dia juga sempat mengikuti kelas bahasa Arab agar lebih fasih dalam berbicara.

Pria berusia 20 tahun ini mengaku apabila pembelajaran bahasa tidaklah terlalu sulit. Menurutnya agar fasih, dia hanya membutuhkan waktu sekitar 4 bulan untuk belajar bahasa.

“Waktu tidak diterima itu saya sempat kuliah untuk memperdalam ilmu serta bahasa. Tidak terlalu sulit kok, asal ya sungguh-sungguh,” ucapnya.

Tak terasa setahun pun berlalu, pendaftaran mahasiswa baru di Universitas Al-Azhar kembali dibuka. Segala persiapan telah dia persiapkan begitu matang. Mulai materi dan bahasa.

Tahap demi tahap seleksi dilaluinya dengan mantap. Hingga waktu pengumuman penerimaan tiba.

Rasa syukur tidak terbendung ketika dia mendapati apabila dia diterima menjadi mahasiswa baru di kampus besar tersebut.

“Sekarang sedang menjalani kelas bahasa lagi secara online, baru 4 bulan berangkat untuk kuliah di sana. Saya masuk jurusan syariah Islam,” paparnya.

Menurutnya kesempatan untuk mengenyam pendidikan di luar negeri terutama di wilayah timur tengah tidaklah sulit. Yang mana kesempatan tersebut berbanding lurus dengan keseriusan dalam belajar.

“Tidak sulit, asal bersungguh-sungguh dalam belajar. Apalagi kalau kuliah di negara timur tengah,” pungkasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#al azhar #Muchamad Fatchurrochman Jauhari #kairo mesir