RADAR TULUNGAGUNG - Jika runners ingin berlari di road yang berelevasi dan nyaman, minim lalu lalang kendaraan bemotor, salah satu area di Tulungagung ini wajib dicoba.
Yakni area Waduk Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung.
Baca Juga: Tadabur Alam di Gunung Wilis dengan Trail Running
Di destinasi yang terletak di pegunungan di barat Tulungagung ini memiliki beberapa spot menarik untuk foto atau selfie.
Di antaranya waduk itu sendiri juga bukit bertuliskan Waduk Wonorejo.
Menurut Rheza Akbar trail runner Tulungagung, potensi alam di sekitar lokasi Waduk Wonorejo maupun bentang alam yang indah menjadi daya tarik untuk pegiat lari yang ingin mencoba trek lari di road dengan elevasi.
Baca Juga: Mau Mencoba Trail Running di Tulungagung? Empat Lokasi Ini Wajib Dicoba
Banyak lokasi di sekitar Waduk Wonorejo Tulungagung yang bisa digunakan untuk berlatih berlari.
Lokasi yang paling sering digunakan adalah asdam dengan jalan lurus mencapai 500 meter dengan latar bukit bertuliskan waduk Wonorejo yang ikonik.
Untuk parkir kendaraan tidak perlu bingung, banyak pilihan lokasi untuk parkir kendaraan, salah satunya ada di parkir umum Waduk Wonorejo berlokasi di sekitar asdam.
Baca Juga: Trail Running Lagi Naik Daun, Ternyata Ini yang Berbeda Dibanding Lari pada Umumnya
“Pengunjung tidak khawatir dengan kendaraan maupun barang bawaan. Adanya fasilitas umum berupa warung, toilet umum menjadi sarana pendukung ujntuk mengunjungi waduk Wonorejo,” jelasnya.
Mengenai rute lari, Rheza Akbar mengatakan, pelari bisa mengambil rute dari parkir umum, mereka bisa berlatih lari atau sekedar jalan-jalan ke arah utara atau dengan rute menuju arah Srabah.
Trek langsung menanjak dengan jarak sekitar 200 meter kemudian jalan akan sedikit landai kemudian akan kembali naik secara perlahan menuju pos tiket utara hingga pertigaan Swaloh Resort.
Lingkungan yang asri, warga desa yang ramah menjadi salah satu penunjang kenyamanan berolahraga di sekitar Waduk Wonorejo.
Trek yang cukup bersahabat ini lanjut Rheza, untuk pemula maupun pegiat yang butuh latihan ekstra.
Baca Juga: Perlu Persiapan Cukup Sebelum Berlari, Berikut Tips Ala Running Enthusias Tulungagung
Karena dari jalur tersebut pegiat bisa kembali menuju parkir umum melalui sisi sebaliknya dengan melewati jalanan asapal menurun arah Dendy Sky View yang sekarang sudah tidak beroperasi.
“Total jarak sekitar 5 kilometer dengan elevation gain kurang dari 200 meter,” katanya.
Jika masih kurang, pegiat bisa menambah jarak dengan melanjutkan berlari menyusuri trek aspal menurun menuju ke pos tiket Desa Kedungcangkring yang terletak sekitar 2,75 kilomeeter dari parkir umum kemudian dilanjutkan berbelok ke kanan.
Baca Juga: Tiket Trenggalek Economic Run Ludes Terjual dalam Waktu 2 Jam!
Selanjutnya trek akan berupa tanjakan cor dengan panjang sekitar 1.25 kilometer dengan elevation gain sekitar 125 meter.
“Cukup menantang, tapi pegiat akan disuguhi pemandangan yang tidak kalah memukau. Hamparan pegunungan di sisi kiri dan jika beruntung akan mendapati lautan awan. Secara total, trek akan berjarak 5 kilometer kembali lagi ke arah parkir umum dengan melewati jalan lurus di asdam,” tuturnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana