Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mengatasi Quarter Life Crisis di Usia 25–30, Ini 10 Langkah yang Harus Kamu Lakukan untuk Menemukan Tujuan Hidup

Zahrotul Afkarina • Jumat, 10 Oktober 2025 | 18:00 WIB
Usia 25 hingga 30 tahun sering disebut sebagai masa penuh tantangan bagi banyak orang. Pada rentang usia ini, banyak yang mulai mengalami quarter life crisis.
Usia 25 hingga 30 tahun sering disebut sebagai masa penuh tantangan bagi banyak orang. Pada rentang usia ini, banyak yang mulai mengalami quarter life crisis.

TULUNGAGUNG - Usia 25 hingga 30 tahun sering disebut sebagai masa penuh tantangan bagi banyak orang.

Pada rentang usia ini, banyak yang mulai mengalami quarter life crisis, fase krisis identitas dan kebingungan tentang masa depan.

Jika kamu sedang merasa galau, bingung, atau tertekan soal karier, hubungan, atau tujuan hidup, kamu tidak sendirian.

Di artikel ini, kita akan membahas apa itu quarter life crisis, tanda-tandanya, dan hal-hal penting yang perlu kamu lakukan agar fase ini bisa kamu lewati dengan baik.

Apa Itu Quarter Life Crisis?

Quarter life crisis adalah kondisi stres emosional yang dialami oleh orang dewasa muda, biasanya di usia 20-an hingga awal 30-an, yang disebabkan oleh ketidakpastian dan tekanan dalam mengambil keputusan penting terkait hidup.

Masa ini ditandai dengan perasaan:

Tanda-Tanda Kamu Sedang Mengalami Quarter Life Crisis

Berikut beberapa tanda umum quarter life crisis yang perlu kamu waspadai:

Penyebab Quarter Life Crisis

Hal yang Perlu Kamu Lakukan untuk Menghadapi Quarter Life Crisis

1. Sadari dan Terima Perasaanmu. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengakui bahwa kamu sedang mengalami masa sulit.

Terima bahwa perasaan bingung dan cemas itu wajar dan manusiawi.

2. Kurangi Membandingkan Diri dengan Orang Lain. Setiap orang punya jalannya masing-masing.

Media sosial seringkali menampilkan versi terbaik dari hidup orang lain, jadi jangan jadikan itu standar.

Baca Juga: Kenapa Overthinking Sering Muncul saat Akan Tidur? Ternyata Begini Penyebab dan Cara Mengatasinya

3. Buat Tujuan Hidup yang Realistis dan Fleksibel. Mulailah dengan tujuan kecil yang bisa dicapai dan sesuaikan seiring waktu.

Jangan takut mengubah arah jika memang diperlukan.

4. Bangun Rutinitas Sehat. Tidur cukup, makan bergizi, dan olahraga bisa membantu menjaga kesehatan fisik dan mental.

5. Cari Dukungan dari Orang Terpercaya. Bicarakan perasaan dan masalahmu dengan keluarga, teman, atau mentor yang bisa memberikan perspektif dan dukungan.

6. Luangkan Waktu untuk Self-Reflection. Jurnal, meditasi, atau aktivitas refleksi diri bisa membantumu memahami apa yang sebenarnya kamu inginkan.

7. Jangan Ragu Minta Bantuan Profesional. Jika perasaan cemas dan bingung terus berlanjut, konsultasi dengan psikolog atau konselor adalah langkah yang bijak.

Quarter life crisis adalah fase yang sangat umum dialami oleh banyak orang di usia 25–30 tahun. Walaupun terasa berat, fase ini bukan akhir dari segalanya.

Dengan kesadaran dan langkah tepat, kamu bisa melewati masa ini dan menemukan arah hidup yang lebih jelas dan bermakna.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#emosional tinggi #Quarter life crisis adalah #Galau dan gelisah #Quarter Life Crisis #Usia 25 Tahun