Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tahun Kuda Api 2026 Dinilai Penuh Gejolak, Pakar Feng Shui Suhu Gunadi Ungkap Ancaman Bencana hingga Nasib Indonesia

Muhamad Ahsanul Wildan • Rabu, 28 Januari 2026 | 11:00 WIB

 

 

Tahun kuda api 2026 diprediksi penuh gejolak. Suhu Gunadi ungkap potensi bencana alam, gempa, dan perubahan besar Indonesia.
Tahun kuda api 2026 diprediksi penuh gejolak. Suhu Gunadi ungkap potensi bencana alam, gempa, dan perubahan besar Indonesia.

RADAR TULUNGAGUNG – Tahun kuda api 2026 diprediksi menjadi periode penuh dinamika, tantangan, sekaligus peluang besar bagi Indonesia.

Hal itu diungkapkan pakar feng shui dan astrologi Suhu Gunadi, yang menilai energi api akan mendominasi sepanjang tahun 2026 dan membawa dampak luas, mulai dari alam, pemerintahan, hingga kehidupan sosial masyarakat.

Dalam kajian astrologinya, Suhu Gunadi menyebut tahun kuda api 2026 sebagai simbol api yang sangat bergelora. Api, menurutnya, memiliki dua sisi.

Di satu sisi mampu membangkitkan semangat, mendorong perubahan, dan menghidupkan energi.

Namun di sisi lain, api yang berlebihan justru berpotensi membawa kehancuran jika tidak diimbangi kewaspadaan.

“Tahun 2026 adalah tahun api. Api itu bisa membakar semangat, tapi kalau berlebihan bisa membakar rumah sampai hangus,” ujarnya.

Makna Tahun Kuda Api 2026 dalam Astrologi

Dalam konsep yin dan yang, Suhu Gunadi menegaskan tidak ada energi yang sepenuhnya baik atau sepenuhnya buruk.

Tahun kuda api 2026 disebut sebagai masa keseimbangan yang rapuh. Semangat masyarakat akan meningkat, tetapi tanpa kontrol dan kesadaran, kondisi tersebut dapat berubah menjadi bencana.

Ia menjelaskan, api dalam astrologi juga melambangkan pengawasan. Artinya, pada tahun kuda api 2026, peran masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan dinilai sangat krusial.

Dengan perkembangan teknologi dan kecepatan informasi, segala bentuk penyimpangan akan sulit ditutupi.

“Api itu pengawasan. Rakyat harus mengawasi pemerintah. Suka tidak suka, pemerintah harus berubah,” katanya.

Indonesia Dinilai Diuntungkan, Tapi Bersyarat

Meski dipenuhi tantangan, Suhu Gunadi menilai Indonesia secara energi justru berpotensi mendapatkan keuntungan pada tahun 2026.

Api dianggap mampu menghidupi unsur tanah, sementara Indonesia disebut sebagai negara dengan elemen tanah yang lemah.

Tanah melambangkan stabilitas, hukum, dan sistem. Jika stabilitas ini diperkuat, Indonesia disebut bisa mengalami perbaikan signifikan.

Namun sebaliknya, bila tata kelola dan penegakan hukum tetap lemah, potensi kehancuran tetap mengintai.

“Masalah hukum dan pertanahan harus benar-benar kuat. Kalau tidak, stabilitas akan hancur,” tegasnya.

Ancaman Bencana Alam di Tahun Kuda Api 2026

Dalam pemaparannya, Suhu Gunadi juga menyoroti potensi bencana alam yang meningkat di tahun kuda api 2026.

Ia menilai alam saat ini berada dalam kondisi tidak seimbang akibat eksploitasi berlebihan, alih fungsi lahan, dan kerusakan lingkungan.

Banjir besar, longsor, kebakaran hutan, hingga gempa bumi disebut sebagai ancaman nyata.

Ia mengingatkan bahwa curah hujan tinggi pada akhir tahun, ditambah fenomena pasang laut dan perubahan iklim, berpotensi memperparah risiko bencana.

“Tanah akan rusak. Bisa banjir, longsor, atau kebakaran. Ini bagian dari self healing alam,” jelasnya.

Potensi Gempa Megathrust dan Ancaman Tsunami

Salah satu perhatian utama dalam prediksi tahun kuda api 2026 adalah potensi gempa megathrust.

Suhu Gunadi menyebut Jakarta sebagai salah satu wilayah paling riskan jika gempa besar terjadi, mengingat posisinya yang dekat dengan jalur lempeng aktif.

Ia menegaskan bahwa peringatan terkait gempa megathrust juga telah disampaikan oleh BMKG. Namun waktu dan lokasi pasti tidak dapat diprediksi secara akurat.

“Kita tidak tahu kapan terjadi. Tapi Indonesia ini ring of fire. Banyak lempengan aktif, itu fakta,” ujarnya.

Selain gempa darat, ia juga mengingatkan potensi aktivitas gunung api bawah laut yang dapat memicu tsunami, meski menegaskan hal tersebut masih sebatas potensi.

Tahun Api sebagai Simbol Penyucian

Menutup pemaparannya, Suhu Gunadi menyebut tahun kuda api 2026 juga dapat dimaknai sebagai tahun penyucian.

Api dalam banyak keyakinan melambangkan pembersihan, meski proses tersebut sering kali tidak nyaman.

“Tahun 2026 adalah api penyucian. Kita dibersihkan. Tapi dibersihkan itu tidak selalu nyaman,” katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak panik, tetap waspada, dan memperkuat kesadaran bersama menghadapi perubahan besar yang mungkin terjadi sepanjang tahun kuda api 2026.

 

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#gempa megathrust Indonesia #bencana alam 2026 #prediksi feng shui #Tahun Kuda Api 2026 #Suhu Gunadi