Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Peragakan 30 Adegan, Berikut Lokasi Rekonstruksi Mutilasi Koper Merah di Tulungagung

Matlaul Ngainul Aziz • Jumat, 28 Februari 2025 | 05:10 WIB

Rekonstruksi adegan kasus mutilasi koper merah di Tulungagung peragakan 30 adegan
Rekonstruksi adegan kasus mutilasi koper merah di Tulungagung peragakan 30 adegan

Radar Tulungagung - Sejumlah rekonstruksi kasus mutilasi Uswatun Khasanah, 29, warga Desa Sidodadi Kecamatan Garum Kabupaten Blitar dilakukan di Tulungagung pada Kamis (27/02) malam.

Diketahui rekonstruksi kali ini dilakukan pada dua titik lokasi, yakni di tempat penyimpanan koper dan salah satu minimarket di Kecamatan Bandung Tulungagung.

Kasubdit III Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbadiri Jumhur mengatakan, rekonstruksi kasus mutilasi koper merah ini dilakukan petugas pada Kamis (27/02) sekitar pukul 18.00 WIB.

Baca Juga: Dikenalkan Sebagai Suami Siri, Ayah Korban Mutilasi Pernah Bertemu Tersangka Sebanyak Enam Kali

Dimana lokasi rekonstruksi tersebut menyasar rumah tempat pengambilan koper oleh tersangka Antok di Desa Gobang, Kecamatan Pakel, Tulungagung.

Tak hanya itu, rekonstruksi adegan pembunuhan serta mutilasi ini juga menyasar salah satu minimarket di Kecamatan Bandung.

Adapun minimarket ini merupakan tempat dimana pelaku membeli plastik untuk memperlancar aksinya.

Baca Juga: Antok Pelaku Mutilasi Terlebih Dulu Potong Kepala Korban Sebelum Dimasukkan ke Koper

“Iya rekonstruksi di Tulungagung tadi ke rumah neneknya ke tempat pengambilan koper. Terus di alfamart, tempat dia beli plastik di Kecamatan Bandung,” jelasnya kemarin (27/02).

Diketahui karena keterbatasan waktu, rekonstruksi kasus mutilasi koper merah mulai dari wilayah Ngawi, Trenggalek, dan Ponorogo dijadikan satu lokasi di Kabupaten Tulungagung.

“Jadi gini, untuk pembuangan di Ngawi, Trenggalek, Ponorogo, dijadikan satu lokasi di Tulungagung. Karena keterbatasan waktu dan sama juga, tidak ada masalah,” ucapnya.

Baca Juga: Pelaku Mutilasi Ngawi Seorang Ketua Ranting Pencak Silat di Tulungagung

Pada rekonstruksi kali ini, pihaknya bersama pihak dari tim Kejaksaan Tinggi Jawa Timur ingin melihat adegan saat pembuangan.

Yang mana adegan rekonstruksi kasus mutilasi koper merah di Tulungagung ada sekitar 30 adegan dari total adegan keseluruhan 161 adegan.

“Iya termasuk gabungan dari yang Ngawi Ponorogo, Trenggalek, Sidoarjo, Kediri, dan Tulungagung. Kediri yang paling banyak,” ucapnya.

Diketahui rekonstruksi kasus mutilasi koper merah ini berjalan mulus. Dimana tidak ada bantahan dan temuan baru dari rekonstruksi ini.

Menurutnya dari awal rekonstruksi hingga semua adegan berjalan sesuai dengan yang disampaikan oleh pelaku.

Baca Juga: Pelaku Mutilasi Antok Dikenal Kurang Bersosialisasi di Desa Gombang Tulungagung

“Sama persis tidak ada yang berubah, tidak ada bantahan, jadi ya lebih mengalir,” ungkapnya.

Kemudian untuk rekonstruksi di Tulungagung dilakukan sekitar pukul 18.00 WIB hingga 19.00 WIB.

“Rekonstruksi pas magrib kita sampai rumah tempat menyimpan koper itu, sampai isya’. Jadi ya sekitar saju jam aja,” pungkasnya.(ziz)

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#Antok #tulungagung #mutilasi #uswatun khasanah #Koper Merah #mutilasi koper merah #ngawi