RADAR TULUNGAGUNG – Pedoman makan sehat di Indonesia kini mengacu pada Isi Piringku, bukan lagi konsep lama Empat Sehat Lima Sempurna.
Program Isi Piringku menjadi panduan baru yang lebih rinci dalam penerapan gizi seimbang masyarakat.
Di penghujung 2025 ini, sosialisasi pedoman tersebut terus digencarkan hingga ke pelosok daerah, termasuk di Kota Marmer, Tulungagung.
Kepala Instalasi Gizi RSUD dr Iskak Tulungagung, Ratih Puspitaningtyas, menjelaskan bahwa Isi Piringku hadir sebagai penyempurnaan acuan gizi masyarakat yang sudah dikenal sejak tahun 1990-an.
Menurutnya, pedoman ini tidak hanya menyoroti jenis makanan yang harus dikonsumsi, tetapi juga mengatur proporsi yang ideal dalam satu kali makan.
“Empat Sehat Lima Sempurna sudah tidak dipakai. Sekarang pedoman gizi seimbang divisualisasikan dalam bentuk Isi Piringku. Bedanya, kalau dulu hanya menyebut jenisnya, sekarang juga dijelaskan jumlah porsinya,” ungkap Ratih, Jumat (7/11/2025).
Ia menambahkan, dalam satu piring makan, sepertiga bagian diisi dengan sumber karbohidrat seperti nasi, kentang, ubi, atau jagung.
Sementara seperenamnya diisi lauk berprotein, baik hewani maupun nabati. Adapun setengah bagian lainnya terdiri atas sepertiga sayur dan seperenam buah-buahan.
“Kalau dilihat dari proporsinya, pedoman ini membantu masyarakat menakar kebutuhan tubuh dengan lebih tepat,” ujarnya.
Baca Juga: Heru Tjahjono Ajak Masyarakat Tulungagung Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Tak hanya soal porsi makan, Isi Piringku juga mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Di dalamnya terdapat anjuran aktivitas fisik rutin, panduan menjaga kebersihan diri, serta pentingnya mencukupi kebutuhan cairan tubuh setiap hari.
“Aktivitas fisik perlu dilakukan secara rutin, minimal beberapa kali dalam seminggu. Selain itu, jangan lupa menjaga kebersihan, seperti mencuci tangan, dan memenuhi asupan air putih minimal delapan gelas per hari,” tutup Ratih.
Dengan pendekatan yang lebih praktis dan mudah dipahami, program Isi Piringku diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Tulungagung dalam menerapkan pola makan dan hidup sehat sesuai prinsip gizi seimbang.
Editor : Dharaka R. Perdana