Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kumpulan Bencana Tanah Longsor Mengerikan Dunia: Terekam Kamera dari India, China, Taiwan hingga Amerika

Eka Putri Wahyuni • Minggu, 1 Februari 2026 | 19:00 WIB
Kumpulan bencana tanah longsor mengerikan dunia yang terekam kamera, dari India, China, Taiwan hingga Amerika Serikat.
Kumpulan bencana tanah longsor mengerikan dunia yang terekam kamera, dari India, China, Taiwan hingga Amerika Serikat.

JAKARTA – Tanah longsor menjadi salah satu bencana alam paling mematikan karena kerap terjadi secara tiba-tiba tanpa banyak peringatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai kumpulan bencana tanah longsor mengerikan terekam kamera dan viral di media sosial, memperlihatkan betapa cepat dan dahsyatnya kekuatan alam menghancurkan permukiman, jalan raya, hingga menelan korban jiwa.

Salah satu peristiwa besar terjadi di India Utara pada Agustus 2023.

Musim hujan ekstrem memicu banjir bandang dan longsor di wilayah pegunungan Himachal Pradesh.

Banyak rumah yang berdiri di lereng bukit runtuh seketika saat tanah kehilangan daya ikatnya.

Rekaman video menunjukkan bangunan ambruk satu per satu, terseret material longsoran.

Sedikitnya 72 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan rumah hancur dan lebih dari 2.000 warga harus dievakuasi menggunakan helikopter.

Longsor Tambang dan Kelalaian Manusia

Dalam daftar kumpulan bencana tanah longsor mengerikan, longsor di area pertambangan juga menjadi sorotan.

Pada 4 Maret 2022, sebuah tambang di India Barat mengalami runtuhan tebing batu secara mendadak.

Dalam video yang beredar, dinding tambang tiba-tiba ambles dan menimpa para pekerja yang berada di bawahnya. Tiga orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka.

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan kelalaian operasional.

Polisi menahan manajer tambang, pemilik, serta kepala kontraktor.

Insiden ini memicu desakan aktivis lingkungan agar pemerintah menghentikan sementara aktivitas pertambangan di wilayah rawan longsor.

Jalan Raya Terputus Akibat Longsor

Tanah longsor juga kerap memutus akses transportasi vital.

Pada 30 Juni 2024, longsor besar menutup jalan desa setelah warga setempat melihat tanda-tanda retakan tanah dan mencoba memblokir jalur lebih awal.

Tak lama berselang, longsor benar-benar terjadi, merobohkan tiang listrik dan menara komunikasi. Beruntung, tidak ada korban jiwa, namun akses ke desa sekitar lumpuh total.

Peristiwa serupa terjadi di Keelung, Taiwan, pada 4 Juni 2024.

Longsor besar tiba-tiba menghantam jalan raya dan menimpa kendaraan yang sedang melintas.

Sebanyak sembilan kendaraan tertimbun, sementara sejumlah korban mengalami luka-luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Proses pembersihan material longsor memakan waktu lebih dari satu pekan.

Longsor Susulan yang Lebih Berbahaya

Pada 8 September 2024, sebuah longsor mengerikan terekam kamera jalanan di kawasan tikungan Yingan.

Awalnya longsor terlihat besar, namun longsor susulan justru lebih berbahaya. Sebuah truk pengangkut batu yang sedang melintas tersapu dan terbalik.

Akses lalu lintas terputus total hingga petugas datang menyelamatkan sopir truk.

Selain hujan deras, gempa bumi juga menjadi pemicu utama longsor.

Pada 5 September 2022, gempa berkekuatan 6,8 mengguncang Provinsi Sichuan, China.

Akibatnya, longsoran batu dari tebing-tebing mengancam rumah lebih dari 1,4 juta penduduk.

Sebanyak 93 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya luka-luka.

Longsor di China, India, dan Amerika Serikat

Di Fuzhou, China, longsor pada 2024 menutup jalan raya dan memisahkan pengemudi di kedua sisi.

Saat alat berat dikerahkan, longsor susulan justru terjadi dan mengubur dua mobil serta satu unit alat berat.

Beruntung, tidak ada korban jiwa karena para pengemudi sempat menyelamatkan diri.

India kembali mencatat longsor besar di Distrik Chamoli, Uttarakhand, pada 29 Juni 2023.

Hujan deras selama berhari-hari menutup sekitar 100 meter jalan nasional di beberapa titik.

Akibatnya, lalu lintas terhenti dan banyak peziarah menuju Kuil Badrinath dan Hemkund Sahib terjebak kemacetan panjang.

Sementara itu, di Amerika Serikat, longsoran tebing terjadi di Pantai Black Beach, San Diego, pada 20 Januari 2023.

Rekaman peselancar memperlihatkan bebatuan kecil yang awalnya jatuh, sebelum longsor besar terjadi.

Meski tidak menimbulkan korban, longsor tersebut memiliki lebar sekitar 76 meter dan tinggi lebih dari 7 meter.

Rangkaian kumpulan bencana tanah longsor mengerikan ini menjadi peringatan penting akan dampak perubahan iklim, tata kelola lingkungan, dan aktivitas manusia yang memperbesar risiko bencana di berbagai belahan dunia.

 

Editor : Eka Putri Wahyuni
#longsor di jalan raya #tanah longsor mengerikan #kumpulan bencana tanah longsor mengerikan #longsor china dan india #bencana alam