JAKARTA - Cara mengubah data desil bansos 2026 kini bisa dilakukan masyarakat secara online melalui HP. Pembaruan data diperlukan bagi warga yang merasa kelompok desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTS) sudah tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya.
Data desil menjadi salah satu informasi penting untuk menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Data tersebut juga menjadi dasar dalam penentuan penerima bantuan sosial.
Dalam sistem desil, masyarakat dibagi ke dalam kelompok 1 sampai 10. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Baca Juga: Desil di Kertas, Susah di Dapur Warga
Belakangan, terdapat data desil yang dinilai tidak lagi sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat. Karena itu, Badan Pusat Statistik (BPS) meminta masyarakat yang merasa datanya tidak akurat untuk segera mengajukan pembaruan.
Pembaruan data dapat dilakukan melalui dua jalur, yakni secara offline melalui pemerintah desa atau kelurahan dan secara online menggunakan aplikasi Cek Bansos.
Cara Mengubah Data Desil Secara Offline dan Online
Untuk pembaruan secara offline, masyarakat dapat mendatangi kantor desa atau kelurahan sesuai domisili. Warga kemudian menyampaikan kepada petugas bahwa ingin mengajukan pembaruan data DTS.
Petugas akan menjelaskan prosedur serta dokumen yang perlu dilengkapi. Data yang sudah diajukan selanjutnya diproses untuk menjalani verifikasi.
Dalam kondisi tertentu, masyarakat juga dapat menjalani survei yang dilakukan oleh pendamping sosial. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan data yang disampaikan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Sementara itu, pembaruan data secara online dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos. Langkah pertama adalah mengunduh dan membuka aplikasi melalui Play Store atau App Store.
Jika belum memiliki akun, pengguna harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Setelah akun tersedia, pengguna dapat masuk menggunakan akun yang sudah didaftarkan.
Selanjutnya, pilih menu usul pembaruan. Isi seluruh data yang tersedia dan jawab pertanyaan yang diberikan dalam aplikasi. Masyarakat perlu memastikan seluruh informasi yang dimasukkan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Setelah semua data lengkap, kirim pengajuan pembaruan. Berikutnya, masyarakat harus menunggu proses verifikasi yang dilakukan petugas.
Kepala BPS Provinsi Jawa Barat Margareta Ari Anggorowati menjelaskan, pembaruan data tidak otomatis membuat kelompok desil berubah. Data yang diajukan terlebih dahulu harus melalui proses verifikasi dan validasi oleh kementerian terkait.
Setelah proses tersebut, BPS akan melakukan pemeringkatan ulang secara berkala. Karena itu, masyarakat perlu memastikan data yang disampaikan benar dan sesuai kondisi ekonomi sebenarnya.
Cara Cek Desil dan Status Bansos
Setelah melakukan pembaruan, masyarakat dapat mengecek kembali data desil dan status penerima bantuan sosial melalui HP.
Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos. Pengguna cukup membuka browser di HP, kemudian mengakses laman cekbansos.kemensos.go.id.
Setelah itu, masukkan NIK sesuai yang tercantum pada KTP. Pengguna juga perlu mengisi kode verifikasi atau captcha, lalu memilih opsi cari data.
Sistem akan menampilkan informasi berupa nama penerima, kelompok desil, periode penyaluran, serta jenis bantuan yang diterima apabila pengguna terdaftar sebagai penerima.
Pengecekan juga tersedia melalui aplikasi Cek Bansos. Setelah membuka aplikasi, pilih menu Cek Bansos, kemudian masukkan NIK sesuai KTP dan tekan cari data.
Hasil pencarian akan memperlihatkan informasi kelompok desil dan jenis bantuan apabila pengguna memenuhi kriteria sebagai penerima.
Pembaruan data menjadi penting karena ketidaksesuaian data dapat memengaruhi penentuan penerima bansos. Pada tahap ketiga 2026, sejumlah bantuan disalurkan secara bertahap, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), bantuan pangan pokok, bantuan beras, serta bantuan iuran JKN.
Namun, tidak semua keluarga menerima jenis bantuan yang sama. Jenis bantuan bergantung pada kriteria program, kondisi sosial ekonomi, serta data yang telah diperbarui dalam sistem.
Karena itu, masyarakat yang merasa data desilnya tidak sesuai dapat mengajukan pembaruan. Setelah itu, status desil dan bantuan sosial sebaiknya dicek secara berkala melalui layanan yang tersedia.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : kompas.com