RADAR TULUNGAGUNG- Mobil listrik murah di Indonesia kini semakin diminati masyarakat. Selain dikenal ramah lingkungan, kendaraan listrik juga menawarkan biaya operasional yang lebih hemat dibandingkan mobil berbahan bakar bensin. Namun, harga yang relatif tinggi selama ini menjadi kendala utama bagi banyak calon konsumen.
Kini, anggapan tersebut mulai berubah. Sejumlah produsen otomotif menghadirkan mobil listrik murah di Indonesia dengan harga lebih terjangkau, tanpa mengorbankan kualitas maupun jarak tempuh. Pilihan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Dalam beberapa tahun terakhir, pasar otomotif Tanah Air memang diramaikan oleh berbagai model kendaraan listrik dengan harga kompetitif. Bahkan, beberapa di antaranya dibanderol di bawah Rp300 juta, menjadikannya semakin realistis untuk dimiliki oleh masyarakat luas.
Pilihan Mobil Listrik Murah dengan Harga Terjangkau
Salah satu pilihan mobil listrik murah di Indonesia adalah Wuling Air EV Lite. Mobil mungil ini dibanderol mulai Rp184 juta, menjadikannya salah satu yang paling terjangkau di pasaran. Meski harganya ekonomis, mobil ini sudah dilengkapi baterai lithium ferrophosphate berkapasitas 17,3 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Selain itu, ada DFSK Seres E1 yang juga menjadi pendatang baru di pasar kendaraan listrik nasional. Dengan harga mulai Rp189 juta, mobil ini menawarkan desain modern dan kompak. Kapasitas baterainya berkisar antara 13,8 hingga 16,8 kWh, dengan jarak tempuh mencapai 180 hingga 220 kilometer.
Jarak Tempuh Lebih Jauh, Fitur Lebih Lengkap
Bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik dengan jarak tempuh lebih jauh, Neta V-II bisa menjadi pilihan. Mobil ini dijual mulai Rp299 juta dan dibekali baterai 36,1 kWh. Dalam kondisi penuh, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 400 kilometer, cocok untuk perjalanan luar kota.
Pilihan lainnya adalah Wuling Binguo EV yang menawarkan kapasitas lima penumpang. Mobil ini hadir dengan dua varian baterai, yakni 31,9 kWh dengan jarak tempuh 333 kilometer dan 37,9 kWh yang mampu mencapai 410 kilometer. Harga yang ditawarkan mulai Rp345 juta.
Alternatif Mobil Listrik Unik dan Lokal
Tak hanya dari pabrikan China, mobil listrik murah di Indonesia juga datang dari Vietnam melalui VinFast VF3. Kendaraan ini dibanderol sekitar Rp227 juta dan memiliki desain unik serta dimensi kompak. Dengan tenaga 43 hp dan torsi 110 Nm, mobil ini mampu menempuh jarak sekitar 210 kilometer, ideal untuk penggunaan dalam kota.
Sementara itu, Polytron G3 menjadi salah satu opsi menarik karena mengusung konsep produksi lokal. Mobil ini merupakan hasil kolaborasi dengan Skyworth Auto dan sudah memenuhi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 40 persen. Dibekali baterai 51,9 kWh, Polytron G3 mampu melaju hingga 402 kilometer dengan harga sekitar Rp299 juta.
Tren Positif Kendaraan Listrik di Indonesia
Kehadiran berbagai pilihan mobil listrik murah di Indonesia menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik semakin berkembang pesat. Produsen otomotif kini berlomba-lomba menghadirkan produk yang tidak hanya canggih, tetapi juga terjangkau.
Dengan harga yang semakin kompetitif serta teknologi baterai yang terus berkembang, mobil listrik diprediksi akan semakin diminati di masa depan. Apalagi, dukungan pemerintah melalui berbagai insentif juga turut mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa harus mengeluarkan biaya besar, deretan mobil listrik ini bisa menjadi solusi tepat. Selain hemat biaya operasional, mobil listrik juga menjadi bagian dari kontribusi terhadap pengurangan emisi karbon.
Editor : Cholifatun Nisak