RADAR TULUNGAGUNG– Video pembahasan soal TKA SMP 2026 mulai ramai beredar di YouTube dan menjadi perhatian siswa kelas IX yang akan menghadapi ujian tahun depan. Dalam video yang diunggah salah satu channel pendidikan, dijelaskan beberapa model soal yang disebut mirip dengan tipe soal yang kemungkinan muncul dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP 2026.
Video tersebut membahas enam contoh soal matematika lengkap dengan cara penyelesaiannya secara bertahap. Materi yang diangkat cukup beragam, mulai dari faktor persekutuan bilangan, perbandingan senilai, sistem persamaan linier, hingga soal geometri dan statistika berbasis cerita.
Bagi siswa yang akan mengikuti soal TKA SMP 2026, memahami pola soal seperti ini dinilai penting agar lebih siap menghadapi ujian yang menguji kemampuan logika dan penalaran.
Soal Faktor Persekutuan Bilangan
Pada contoh soal pertama, siswa diminta menentukan faktor persekutuan dari tiga bilangan yang ditulis dalam bentuk aljabar. Penyelesaiannya menggunakan konsep pemfaktoran.
Bilangan pertama disederhanakan menggunakan rumus selisih kuadrat, yaitu a^2 - b^2. Setelah difaktorkan, bilangan tersebut diuraikan menjadi faktor prima. Langkah yang sama dilakukan pada dua bilangan lainnya.
Setelah semua faktor prima diperoleh, siswa kemudian mencari faktor yang muncul pada ketiga bilangan tersebut. Dari analisis tersebut, ditemukan bahwa faktor persekutuan yang sama adalah bilangan 2, 3², dan 5.
Model soal seperti ini sering muncul dalam ujian matematika karena menguji pemahaman konsep faktorisasi sekaligus kemampuan analisis siswa.
Soal Perbandingan Senilai
Contoh soal kedua berkaitan dengan perbandingan senilai dalam kehidupan sehari-hari.
Diketahui harga ½ kilogram cabai rawit adalah Rp35.000. Jika seorang ibu membeli 2¼ kilogram cabai, siswa diminta menentukan total harga yang harus dibayar.
Penyelesaian dilakukan menggunakan metode kali silang karena termasuk perbandingan senilai. Setelah diubah menjadi pecahan biasa dan dihitung secara bertahap, diperoleh hasil bahwa total harga cabai yang harus dibayar adalah Rp157.500.
Soal cerita seperti ini sering muncul untuk menguji kemampuan siswa menerapkan konsep matematika dalam situasi nyata.
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
Pada soal ketiga, siswa dihadapkan pada sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV).
Diketahui solusi persamaan adalah x = 5 dan y = -2. Nilai tersebut kemudian disubstitusikan ke dalam dua persamaan yang mengandung variabel a dan b.
Melalui proses perhitungan, diperoleh nilai a = 3 dan b = -1. Setelah itu, siswa diminta menentukan benar atau salahnya beberapa pernyataan yang berkaitan dengan nilai tersebut.
Misalnya, apakah a merupakan bilangan prima dan apakah b termasuk bilangan ganjil? Dari analisis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa dua pernyataan pertama benar, sedangkan pernyataan ketiga salah.
Soal Geometri Sudut Garis Sejajar
Materi geometri juga muncul dalam contoh soal TKA SMP 2026.
Dalam soal ini terdapat empat garis dengan dua pasang garis sejajar. Siswa diminta menentukan besar beberapa sudut berdasarkan sudut yang diketahui sebesar 50 derajat.
Dengan menggunakan konsep sudut bertolak belakang, sudut sehadap, dan sudut berpelurus, diperoleh beberapa nilai sudut lain. Salah satunya adalah sudut C yang bernilai 130 derajat.
Jenis soal ini menguji kemampuan siswa untuk memahami hubungan sudut pada garis sejajar yang dipotong oleh garis lain.
Soal HOTS Luas Bangunan dan Pemilihan Cat
Soal kelima termasuk kategori HOTS (Higher Order Thinking Skills). Dalam soal ini diceritakan seorang pemilik rumah ingin mengecat dinding samping rumahnya.
Siswa diminta menghitung luas total dinding yang terdiri dari bangun persegi panjang dan segitiga. Setelah dihitung, luas dinding yang akan dicat adalah 56 meter persegi.
Kemudian siswa diminta menentukan merek cat yang paling efisien berdasarkan daya sebar cat dan ukuran kemasan yang tersedia.
Dari beberapa pilihan merek, perhitungan menunjukkan bahwa merek Bulux menghasilkan sisa cat paling sedikit, yakni sekitar 0,4 kilogram.
Soal Statistika Rata-rata Berat Telur
Contoh soal terakhir berkaitan dengan konsep rata-rata.
Sebuah kemasan berisi 10 butir telur dengan rata-rata berat 55 gram per telur. Di dalam kemasan sudah terdapat satu telur besar, lima telur sedang, dan dua telur kecil.
Siswa diminta menentukan dua telur tambahan agar rata-rata berat tetap 55 gram.
Setelah dihitung menggunakan rumus rata-rata, diperoleh bahwa dua telur tambahan yang tepat adalah satu telur besar dan satu telur sedang.
Baca Juga: Puasa: Cermin Kesadaran Rakyat dan Ujian Integritas Pemimpin
Pentingnya Latihan Soal
Model soal TKA SMP 2026 seperti yang dibahas dalam video tersebut menunjukkan bahwa ujian tidak hanya menguji kemampuan menghitung, tetapi juga pemahaman konsep dan penalaran logis.
Karena itu, siswa disarankan untuk rutin berlatih berbagai tipe soal, terutama soal berbasis cerita dan analisis.
Dengan memahami pola soal sejak awal, peluang untuk meraih nilai tinggi dalam ujian TKA akan semakin besar.
Editor : Kirana Meigita Luciana Rani