Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Max Verstappen Gagal Samai Lima Gelar Juara Dunia F1 Beruntun Michael Schumacher, Perlawanan yang Berakhir Terhenti di Abu Dhabi

Dharaka R. Perdana • Selasa, 9 Desember 2025 | 06:52 WIB

Max Verstappen gagal mempertahankan juara dunia untuk kelima kalinya. (FORMULA1.COM)
Max Verstappen gagal mempertahankan juara dunia untuk kelima kalinya. (FORMULA1.COM)

RADAR TULUNGAGUNG – Musim 2025 menjadi saksi betapa kerasnya upaya Max Verstappen mempertahankan kejayaannya di dunia FA.

Namun di GP Abu Dhabi, asa sang juara bertahan untuk mengukir sejarah sebagai peraih lima gelar dunia berturut-turut akhirnya kandas.

Verstappen memang memenangi balapan terakhir musim ini, tetapi itu belum cukup untuk menahan laju poin Lando Norris.

Pebalap Red Bull tersebut menuntaskan musim dengan 421 poin, hanya dua angka di belakang Norris. Kemenangan di Yas Marina—yang menjadi kemenangan kedelapan musim ini—seolah menjadi hadiah kecil bagi upaya besar yang ia bangun sepanjang paruh kedua musim.

Baca Juga: Hanya Selisih Dua Poin, Lando Norris Menangis Haru Usai Segel Juara Dunia F1 di Abu Dhabi, Mimpiku Akhirnya Jadi Nyata

Verstappen mengawali balapan dengan dominan. Start dari pole position, ia memimpin mayoritas lomba tanpa tekanan berarti.

Bahkan ketika Piastri dan Norris saling berebut posisi kedua di belakangnya, Verstappen tetap fokus menjalankan strategi tim.

Namun hasil klasemen tidak berpihak kepadanya. Prestasi lima gelar beruntun—yang hingga kini hanya pernah dicapai Michael Schumacher—tetap berada di luar jangkauannya.

Baca Juga: Sah, Lando Norris Resmi Jadi Juara Dunia F1 2025, Meskipun Hanya Finish Ketiga di GP Abu Dhabi

Dalam radio usai balapan, Verstappen berbicara dengan nada yang berbeda dari biasanya: lebih dewasa, lebih menerima.

“Cara kami bangkit di paruh kedua musim ini… kami sangat bangga. Jangan terlalu kecewa. Saya sama sekali tidak kecewa,” ujarnya.

Padahal akhir Agustus lalu, Verstappen sempat tertinggal 104 poin dari pemimpin klasemen saat itu, Oscar Piastri.

Baca Juga: Kimi Antonelli Terima Ancaman Pembunuhan, Dituding Beri Jalan Norris di F1 Qatar

Namun rentetan podium dan kemenangan membuatnya kembali menjadi pesaing serius hingga putaran terakhir.

Perjumpaan usai balapan menunjukkan sikap sportivitasnya. Verstappen dan Piastri tampak menyalami Norris, sementara sang juara dunia baru memuji keduanya sebagai rival paling sulit sepanjang kariernya.

Bagi Verstappen, kegagalan mempertahankan takhta lima kali beruntun bukan akhir segalanya. Ia tetap menutup musim dengan kemenangan, tetap menjadi ancaman besar, dan menunjukkan karakter yang dibutuhkan seorang legenda.

Musim 2025 ditutup dengan catatan: ia tak lagi juara, tetapi tetap salah satu pebalap paling konsisten dan berbahaya di era modern. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#max verstappen #f1 #michael schumacher #gp abu dhabi