Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Megawati Hangestri Proliga 2026 Bikin Geger! Debut Langsung Banjir Poin, Back Attack Kena Kepala Pemain Belanda

Galuh Agista Rachmadyna • Senin, 12 Januari 2026 | 15:40 WIB

 

Debut Megawati Hangestri Proliga 2026 mencuri perhatian: 20 poin, back attack keras kena kepala pemain Belanda, media Korea ikut soroti.
Debut Megawati Hangestri Proliga 2026 mencuri perhatian: 20 poin, back attack keras kena kepala pemain Belanda, media Korea ikut soroti.

JAKARTA – Debut Megawati Hangestri Proliga 2026 langsung mencuri perhatian pencinta voli tanah air.

Tampil untuk pertama kalinya bersama Jakarta Pertamina Enduro, opposite bernomor punggung 8 itu tidak sekadar menjalani laga pembuka, melainkan langsung menjadi motor kebangkitan tim dalam duel panas menghadapi Jakarta Elektrik PLN.

Sejak menit awal, Mega menunjukkan kualitasnya sebagai pemain berpengalaman, membuat pertandingan sarat emosi dan penuh tensi tinggi.

Megawati Hangestri Proliga 2026 menjadi topik hangat setelah ia mencatatkan 20 poin pada debut tersebut.

Kontribusi itu terdiri dari 18 poin serangan, satu poin blok, dan satu poin servis. Catatan tersebut menempatkannya sebagai pencetak angka terbanyak keempat dalam pertandingan.

Poin yang dikumpulkan Mega menunjukkan betapa cepatnya ia beradaptasi dengan atmosfer kompetisi, meski baru kembali ke panggung Proliga setelah berkarier di luar negeri.


Banyak analis menilai performa Megawati Hangestri Proliga 2026 sebagai salah satu debut paling impresif dalam sejarah kompetisi.

Keberhasilannya mendongkrak permainan tim menjadi sorotan utama publik. Momen itu menjadi bukti bahwa kualitas Mega belum mengalami penurunan meski sempat vakum dari kompetisi lokal.

 


Back Attack yang Bikin Lawan Ketar-Ketir


Salah satu aspek paling menonjol dari penampilan Megawati adalah serangan back attack yang selama ini menjadi senjata andalannya.

Serangan dari zona belakang itu beberapa kali membuat pemain Jakarta Elektrik PLN kesulitan membaca arah bola.

Mega memanfaatkan lompatan tinggi, ayunan tangan kuat, dan akurasi tajam untuk menghasilkan pukulan yang melesat cepat serta menukik tajam ke area pertahanan lawan.


Kecepatan dan timing yang presisi membuat banyak pemain belakang terlambat mengambil posisi.

Dalam beberapa situasi, blok lawan sebenarnya sudah terbentuk dengan baik, tetapi tetap gagal menghentikan serangan karena ketajaman arah bola Mega.

Bahkan, intensitas serangannya dianggap memunculkan “trauma” bagi lawan, bukan dalam arti negatif, melainkan kesadaran bahwa menghadapi Mega butuh konsentrasi penuh.

 


Momen Keras: Bola Back Attack Kena Kepala Pemain Belanda


Peristiwa yang kemudian menjadi sorotan adalah ketika back attack Megawati mengenai kepala Celeste Plak, pemain asal Belanda yang membela Jakarta Elektrik PLN.

Saat mencoba mengantisipasi serangan, Celeste terlambat membaca arah bola dan justru terkena pukulan tepat di bagian kepala.

Setelah kejadian itu, Celeste tampak melepas ikat kepalanya untuk merapikan rambut yang berantakan.

Momen itu viral karena menjadi gambaran nyata betapa keras dan cepatnya bola hasil pukulan Megawati.

 


Gaung Debut Mega Sampai Korea Selatan


Debut Megawati tidak hanya menghebohkan publik Indonesia. Media Korea Selatan, termasuk Yonhap, ikut menyoroti performa sang Megatron.

Media Korea menyebut Megawati masih berada pada level permainan tinggi dan berpotensi kembali berlaga di Liga V-League musim mendatang.


Yonhap bahkan mengulas situasi Inhusi, pemain Asia yang tengah menelusuri proses naturalisasi Korea.

Jika Inhusi berstatus pemain lokal, maka Red Sparks memiliki satu slot Asia yang kembali bisa diisi oleh pemain asing dari negara lain.

Situasi ini membuat Megawati kembali masuk radar pembahasan sebagai kandidat kuat untuk direkrut.

 


Peluang Kembali ke Red Sparks dan Persaingan Baru


Selama dua musim bersama Daejeon Red Sparks, Megawati dikenal sebagai pemain asing yang stabil, produktif, dan kompetitif.

Ia kerap disejajarkan atau bahkan dinilai lebih menonjol dibanding pemain asing di klub lain.

Bila Inhusi bertahan di Red Sparks musim depan, persaingan antara keduanya tetap terbuka.

Meski berbeda posisi, tetap akan ada kompetisi untuk menentukan komposisi terbaik dalam skuad utama.


Kembalinya nama Megawati dalam radar klub Korea membuktikan bahwa kualitasnya masih sangat relevan bagi liga internasional.

Banyak pengamat menilai Megawati memiliki peluang besar tampil kembali di level elit jika ia memilih membuka pintu karier luar negeri.

Editor : Galuh Agista Rachmadyna
#Megawati Hangestri #bola voli indonesia