JAKARTA – Rumor transfer besar kembali mengiringi perjalanan Persip Bandung di paruh musim BRI Super League 2025–2026. Harapan Bobotoh untuk menyaksikan kiper timnas Indonesia, Martin Pass, berseragam Maung Bandung akhirnya pupus. Berdasarkan perkembangan terbaru per Januari 2026, Martin Pass dipastikan bertahan bersama FC Dallas dan tidak bergabung dengan Persip Bandung musim ini.
Kegagalan merekrut Martin Pass tidak membuat manajemen Persip Bandung berhenti bergerak. Klub juara paruh musim tersebut disebut langsung mengaktifkan rencana alternatif dengan membidik nama yang jauh lebih prestisius. Sosok yang kini ramai diperbincangkan adalah Nicholas Kristop, kiper utama SV Elversberg di kompetisi Bundesliga 2 Jerman.
Nama Nicholas Kristop mencuat sebagai jawaban atas kebutuhan sektor penjaga gawang Persip Bandung. Statistik kiper berusia matang itu terbilang impresif. Ia mencatatkan tujuh clean sheet musim ini, dengan rasio kebobolan rendah dan refleks kuat dalam situasi satu lawan satu. Di kompetisi seketat Bundesliga 2, performa tersebut menjadi indikator kualitas level atas.
Nicholas Kristop, Tembok Bundesliga 2 yang Menggoda Persip
Kristop dikenal sebagai kiper dengan ketenangan tinggi dan mental baja. Membela Elversberg, klub kuda hitam yang bersaing di papan atas Bundesliga 2, menuntut konsistensi dan karakter kuat. Faktor mental inilah yang dinilai sangat relevan untuk menghadapi tekanan puluhan ribu Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Meski masih bersifat spekulatif, negosiasi dengan kiper sekelas Kristop tentu tidak murah. Namun reputasi finansial dan ambisi Persip Bandung sebagai klub papan atas membuat skenario ini dinilai realistis oleh banyak pengamat. Jika terealisasi, transfer Kristop berpotensi menjadi salah satu yang paling sensasional dalam sejarah Liga Indonesia.
Boyan Hodak Belum Puas Meski Juara Paruh Musim
Di balik euforia puncak klasemen dengan koleksi 38 poin, pelatih Persip Bandung Boyan Hodak justru menyampaikan pernyataan mengejutkan. Ia menegaskan belum sepenuhnya puas dengan performa timnya. Efisiensi lini depan dan konsentrasi di menit akhir disebut masih menjadi pekerjaan rumah utama.
Baca Juga: BPOM Temukan Ratusan Ribu Kosmetik Ilegal Online, 309 Ribu Tautan Diturunkan Demi Keamanan Konsumen
Pernyataan tersebut ditafsirkan sebagai kode keras bahwa badai transfer belum berakhir. Beberapa slot pemain asing disebut tengah disiapkan untuk rekrutan baru berprofil grade A, sejalan dengan ambisi Persip mempertahankan takhta juara.
Jessie Lingard Masuk Radar, Bobotoh Dibuat Berdebar
Salah satu nama paling mengejutkan yang dikaitkan dengan Persip Bandung adalah Jessie Lingard, mantan gelandang Manchester United. Lingard saat ini berstatus bebas transfer setelah berpisah dengan FC Seoul dan sedang mencari klub baru.
Koneksi Lingard dengan striker Persip Marco Duganzic, yang pernah bermain bersama di Korea Selatan, menjadi dasar kuat munculnya spekulasi ini. Dalam sepak bola modern, rekomendasi rekan setim kerap membuka jalan transfer besar. Dengan karakter sebagai gelandang serang kreatif, Lingard dinilai cocok untuk menjawab problem kreativitas Persip.
Media Belanda Sanjung Marc Klok
Di tengah isu transfer, kabar membanggakan datang dari Eropa. Media olahraga Belanda memberikan pujian khusus kepada kapten Persip Bandung, Marc Klok. Dalam analisis pemain kelahiran Belanda yang berkarier di Asia, Klok dinilai tetap tampil di level tinggi meski usianya tak lagi muda.
Statistik Klok musim ini mencolok, dengan akurasi umpan mencapai 89 persen, tertinggi di antara gelandang lokal. Perannya sebagai pengendali tempo dan penjaga stabilitas emosi tim di laga besar mendapat sorotan positif.
Rezaldi dan Hamra Dipinjamkan ke Persik Kediri
Sementara itu, manajemen Persip Bandung juga resmi meminjamkan Rezaldi Hehanusa dan Hamra Hehanusa ke Persik Kediri hingga akhir musim. Langkah ini disebut sebagai strategi jangka panjang untuk menjaga jam terbang dan perkembangan kedua pemain.
Peminjaman ini sekaligus membuka ruang skuad bagi Persip Bandung untuk mendatangkan pemain baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan taktis Boyan Hodak di putaran kedua. Dengan komposisi tim yang terus disempurnakan, Persip menunjukkan keseriusan menjaga status sebagai kandidat kuat juara.
Editor : Natasha Eka Safrina