TULUNGAGUNG-Hindari genangan air, perempuan pengendara sepeda motor berinisial SAR, 34, warga Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, alami adu banteng dengan mobil pikap di Jalan Umum Desa Besole, pada Senin (30/10/2023).
Akibatnya, SAR tidak dapat terselamatkan dan dinyatakan tewas di tempat. “Identitas dari korban kecelakaan lalu lintas tersebut yakni SAR, 34, perempuan asal Desa Besole, Kecamatan Besuki,” ungkap Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno.
Menurut dia, mengendarai sepeda motor jenis honda Beat nopol AG 6834 RAA. Kemudian LM, 40, pria asal Desa Besole, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, pengemudi mobil pikap nopol B 1921 SQP.
Kecelakaan maut tersebut bermula pada saat korban SAR sedang mengendarai sepeda motornya dari timur menuju ke barat sekitar pukul 08.15 WIB. Di waktu yang sama, juga terdapat korban LM mengemudi mobil pikap dari arah yang berlawanan.
"Kecelakaan tadi melibatkan pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil di Jalan Umum masuk Desa Besole," jelasnya.
Peristiwa tersebut terjadi tepat di depan tempat pemakaman umum (TPU) masuk Dusun Gambiran Desa Besole.
Berdasarkan keterangan saksi, korban SAR berusaha menghindari genangan air depan TPU tersebut. Lantaran genangan air berada di tepi jalan, membuatnya melaju ke sisi kanan hingga memakan jalur kendaraan lain.
Ketika korban hendak kembali ke jalurnya, diduga dari wilayah berlawanan pengemudi mobil pikap melaju dengan kecepatan tinggi.
Tentu hal ini membuat kecelakaan tidak dapat terelakan lagi. Kedua kendaraan tersebut mengalami adu banteng sehingga korban SAR pengendara sepeda motor terpental. "Kedua kendaraan itu mengalami adu banteng setelah pengendara sepeds motor berusaha menghindari genangan air di tepi jalan," ucapnya.
Mendapati hal tersebut, para pengguna jalan lantas menghubungi Polsek Besuki untuk melaporkan kejadian tersebut.
Lantas laporan masyarakat diteruskan ke Satlantas Polres Tulungagung dan petugas medis RSUD dr Iskak Tulungagung. Ketika tiba di lokasi, diketahui korban SAR dinyatakan dalam kondisi tidak bernyawa.
Petugas pun meminta keterangan beberapa saksi di TKP sedangkan korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk penanganan lebih lanjut.
Kemudian untuk dua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Kantor Satlantas guna menjadi barang bukti. "Kasus ini sudah dilimpahkan ke Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tulungagung untuk penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. (ziz/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah